Kompas.com - 29/01/2022, 14:44 WIB

KOMPAS.com - Harta karun lumpur Lapindo di Sidoarjo beberapa waktu yang lalu menjadi isu hangat di tengah pandemi Covid-19.

Harta karun berupa potensi logam tanah jarang ini disebut Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) jika potensi tanah jarang atau rare earth, sangat tinggi nilainya.

Namun ternyata informasi mengenai potensi ini sudah lama ada hanya informasinya sangat tertutup.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dosen Kimia Analisis dan Kimia Lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga (FST Unair), Ganden Supriyanto.

“Isu mengenai penemuan logam tanah jarang di lumpur Lapindo Sidoarjo itu sebetulnya sudah lama ada, namun informasinya sangat tertutup sehingga masyarakat belum banyak yang mengetahuinya,” ungkap Ganden, dilansir dari laman Unair.

Baca juga: Logam Lumpur Lapindo Lebih Mahal dari Emas, Ini Kata Pakar Unair

Tetapi karena kondisi sosial masyarakat yang masih belum stabil, informasi mengenai penemuan logam tanah jarang di lumpur Lapindo belum banyak diinformasikan ke media maupun masyarakat.

Bahkan Gaden memiliki data mengenai kandungan logam tanah jarang dari lumpur lapindo yang diteliti di China.

Menurutnya, kandungan logam tanah jarang di lumpur Lapindo sebelumnya pernah diteliti di China dan ditemukan kandungan yang terbilang tinggi.

“Kan sudah kita analisakan di China dan memang terlihat logam tanah jarangnya tinggi di daerah tersebut,” jelasnya.

Baca juga: Ini 3 Jalur Golden Ticket Unair, Pendaftaran Dimulai Februari 2022

Ganden mengungkap, alasan luapan lumpur yang ditahan di tanggul lumpur Lapindo Sidoarjo kemungkinan dikarenakan adanya kandungan logam tanah jarang yang bernilai tinggi.

Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.