Kompas.com - 26/01/2022, 05:27 WIB
|

KOMPAS.com - Belakangan ini, kasus kekerasan seksual yang terjadi pada perempuan dan anak-anak masih menjadi isu yang hangat diperbincangkan.

Karena itu, penting bagi semua pihak untuk memberikan perhatian khusus atas tindak kekerasan seksual di Indonesia.

Melihat persoalan tersebut Pemerintah, Muhammadiyah dan Aisyiyah berkomitmen untuk memberi perhatian khusus atas kasus tindakan kekerasan seksual.

Baca juga: UMY Diajak Kolaborasi PT INKA Membuat Kereta Hybrid

Sebagai bentuk komitmen itu, Pusat Studi Muhammadiyah (PSM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar webinar bertajuk “Negara dan Peran Muhammadiyah dalam Perlindungan Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan dan Anak-Anak”, Selasa (25/1/2022).

Kekerasan seksual jadi isu kompleks

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, S.E., M.Si., menyatakan bahwa isu kekerasan seksual yang terjadi di Indonesia merupakan isu yang kompleks.

Tentu isu ini juga membutuhkan keterlibatan dari semua kalangan untuk memperhatikan secara khusus atas kasus tersebut.

"Oleh karena itu dalam penanganan isu ini, membutuhkan keterlibatan dari semua pihak khususnya dalam kerangka berpikir yang sama bahwa kekerasan seksual merupakan kejahatan luar biasa karena merenggut kemerdekaan seseorang," terangnya dalam keterangan tertulis dari Humas UMY.

Adapun salah satu faktor adanya kasus kekerasan seksual pada perempuan dan anak adalah konstruksi sosial patriarkis yang menempatkan perempuan dan anak pada berbagai kerentanan yang mengancam kualitas hidupnya.

Baca juga: Mahasiswa UMY Inovasi Limbah Kulit Bawang Jadi Sabun Herbal

"Ketimpangan relasi kuasa merupakan akar dari fenomena kekerasan termasuk kekerasan seksual yang mengancam kehidupan anak-anak dan perempuan Indonesia sejak dulu hingga hari ini," jelasnya.

Selama pandemi Covid-19 kasus kekerasan yang terjadi pada perempuan dan anak terus meningkat dari jumlah kasus meningkat 18,32 persen pada kasus perempuan.

Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.