Kompas.com - 12/01/2022, 13:00 WIB

KOMPAS.com - Pernahkah kamu makan bunga turi? Biasanya bunga ini dimasak dengan cara ditumis atau menjadi pelengkap sajian nasi pecel.

Bunga turi merupakan tanaman yang bunganya digunakan untuk sayuran. Sedangkan akar, daun, dan kulit batang digunakan masyarakat dalam pengobatan berbagai penyakit seperti epilepsi, demam, bisul, dan rematik.

Turi tumbuh di daerah Asia tropis seperti Indonesia dengan lingkungan yang memiliki cukup air.

Dilansir dari laman Universitas Airlangga (Unair), Group riset bahan alam FST Unair telah mengubah tanaman sayuran yang memiliki lebih banyak manfaat untuk teknologi pangan termasuk memberikan terobosan sebagai alternatif obat herbal.

Baca juga: Peneliti IPB Temukan Minuman Penurun Gula Darah Berbasis Rempah

Salah satunya, untuk penyembuhan penyakit kanker payudara. Selain itu, telah dilakukan penelitian terhadap kandungan senyawa yang terdapat dalam tanaman ini.

Ketertarikan peneliti terhadap tanaman ini karena didasarkan pada penelitian tanaman sejenis sebelumnya yang masih dalam genus Sesbania dan ternyata mempunyai aktivitas sebagai antikanker.

Studi fitofarmakologi menginformasikan bahwa belum banyak senyawa metabolit sekunder yang telah dieksplorasi dari tanaman Turi.

Beberapa penelitian sebelumnya terhadap berbagai jenis tanaman Turi, menunjukkan adanya kandungan senyawa metabolit sekunder jenis senyawa isoflavan dan pterokarpan yang termasuk dalam senyawa golongan isoflavonoid.

Namun Grup Riset bahan alam FST Unair telah menemukan senyawa turunan arilbenzofuran yang sebelumnya belum pernah ditemukan oleh peneliti sebelumnya.

Selain itu, senyawa turunan aril benzofuran menunjukkan kemampuannya dalam menghambat perkembangan sel kanker payudara.

Baca juga: 5 Alasan Pasangan Selingkuh, Ini Penjelasan Sosiolog Unair

Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.