Fatih Bilingual School Juara DBL Aceh Series, Mehmet Cetin: Membangun Karakter Siswa lewat Olahraga

Kompas.com - 09/01/2022, 19:26 WIB
SMA Fatih Bilingual School Aceh berhasil meraih gelar juara perdana putra Honda DBL seri Aceh musim 2021. Hasil ini diperoleh setelah SMA Fatih Bilingual School mengalahkan juara bertahan SMA Methodist dengan skor 59-47. DOK. PRIBADI/MAHMET CETINSMA Fatih Bilingual School Aceh berhasil meraih gelar juara perdana putra Honda DBL seri Aceh musim 2021. Hasil ini diperoleh setelah SMA Fatih Bilingual School mengalahkan juara bertahan SMA Methodist dengan skor 59-47.

KOMPAS.com - SMA Fatih Bilingual School Aceh berhasil meraih gelar juara perdana putra Honda DBL seri Aceh musim 2021. Hasil ini diperoleh setelah SMA Fatih Bilingual School mengalahkan juara bertahan SMA Methodist dengan skor 59-47.

 

Salah satu kunci sukses SMA Fatih Bilingual School Aceh adalah berkat tangan dingin Mehmet Cetin, Guru Bahasa Inggris sekaligus Manajer Tim Basket Fatih. 

Keberhasilan Cetin, panggilan akrabnya, bukan hanya saat menangani tim SMA Fatih Bilingual School Aceh saja. Sebelumnya, Cetin juga telah sukses mengantar SMA Semesta Semarang meraih gelar juara perdana Honda DBL seri Jawa Tengah tahun 2017.

Cetin juga sukses arsiteki tim basket SMA Kharisma Bangsa, Tangerang Selatan, meraih gelar perdana Honda DBL Banten Series, sekaligus back to back champion tahun 2018 dan 2019.

"Kalau boleh jujur, di Fatih Aceh sudah memiliki budaya basket dari dulu. Sampai sekarang anak-anak sudah bagus persiapan dan latihannya. Hanya perlu pengarahan, dipoles dari sisi manajemen," ungkap pria berdarah Turki kepada Kompas.com (7/1/2022).

Lebih jauh Cetin menyampaikan, kunci kesuksesan di Fatih, budaya basket dijadikan momen penting bahwa juara DBL adalah gelaran bergengsi tingkat nasional. Meski demikin, Cetin mengingatkan tim untuk tidak fokus pada hasil melainkan pada proses.

"Kalian kerja keras, latihan baik, dan maksimalkan kemampuan kalian. Insyaallah hasil kalian akan jadi yang terbaik," pesan Cetin kala itu.

Bersama pelatih Tedy Kelana Fauzi dan Randy Tri Handoko, Cetin ingin menunjukkan siswa SMA Fatih Bilingual School tidak hanya mampu unggul dalam bidang sains saja.

Ia meyakini, basket dapat membentuk karakter siswa. “Saya menekankan pada anak-anak, mereka tidak boleh main basket kalau secara akademik, akhlak mereka kurang, benar-benar saya larang, semua harus seimbang,” tegas Cetin.

Baca juga: Asnawi dan Pendidikan Karakter ala Coach Shin Tae Yong

Pembentukan karakter baik lewat basket

Lebih jauh Cetin mengungkapkan, karakter baik siswa dapat dibangun tidak saja melalui kemampuan akademik, melainkan juga lewat olah raga seperti basket.

"Sekolah Fatih merupakan salah satu Sekolah Penggerak dan memiliki visi misi menjadikan anak-anak ini menjadi orang yang memiliki manfaat baik orang lain, menjadi orang-orang yang memiliki bakat dan kemampuan yang bisa menghasilkan prestasi bagi masa depan mereka," ungkapnya.

Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.