Kompas.com - 29/12/2021, 18:40 WIB
Pertama di Indonesia, IPB Resmikan Laboratorium Uji Antivirus Dok. IPB UniversityPertama di Indonesia, IPB Resmikan Laboratorium Uji Antivirus

KOMPAS.com - Laboratorium Mikrobiologi pertama di Indonesia yang mampu melakukan pengujian virus terhadap produk-produk Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT) diresmikan Unit Laboratorium Jasa Pengujian dan Sertifikasi IPB University bersama Wings Group Indonesia, Senin (27/12/2021).

Kepala Unit Laboratorium Jasa Pengujian dan Sertifikasi (LJPS) IPB University, Mohammad Khotib mengatakan laboratorium ini dikembangkan untuk mendukung regulasi Kementerian Kesehatan, di mana di Indonesia belum ada fasilitas pengujian terhadap produk PKRT yang bisa membunuh virus atau antivirus.

Selain itu, lanjut dia, laboratorium ini membantu pelaku usaha dalam mendapatkan izin edar yang mengharuskan adanya hasil uji lab.

Baca juga: Peneliti IPB: Jahe, Kunyit, dan Temulawak Bisa Obati 30 Jenis Penyakit

Masyarakat selaku konsumen juga mendapat kenyamanan sebab produk yang mereka gunakan dipastikan telah melewati uji laboratorium.

"Sehingga produk PKRT seperti hand sanitizer, disinfektan, masker, pembersih lantai dan sejenisnya, pada saat produsen mengklaim produknya antibakteri, atau dapat membunuh fungi atau virus, bisa kita fasilitasi uji laboratoriumnya," terang Khotib seperti dirangkum dari laman IPB.

Selain untuk virus, Laboratorium Mikrobiologi ini juga digunakan untuk pengujian bakteri dan fungi.

Khotib menerangkan, laboratorium ini telah memiliki tingkat keamanan biologi atau biosafety level 2 (BSL-2) dan tengah disiapkan menuju BSL-3.

"Laboratorium kami dilengkapi dengan aliran udara bersih dan aman. Jadi udara yang masuk maupun keluar, di filter dengan HEPA filter. Jadi sirkulasi udara yang ada di dalam sudah kita sesuaikan dengan aturan BSL-3," ujarnya.

Baca juga: BCA Buka Magang Bakti Lulusan SMA-SMK dan D1-S1, Ini Cara Daftar

Sementara itu, Wakil Rektor bidang Inovasi dan Bisnis/Kepala Lembaga Kawasan Sains dan Teknologi (LKST) IPB University, Prof Erika B Laconi mengungkapkan, laboratorium yang dahulu bernama Laboratorium Terpadu ini tak perlu diragukan lagi kualitasnya dalam pengujian dan sertifikasi.

Kehadiran laboratorium ini, menurutnya penting dalam pengembangan inovasi di IPB University.

Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.