Kompas.com - 14/12/2021, 17:29 WIB
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Indonesia resmi memegang Presidensi kelompok negara G20 sejak 1 Desember 2021.

Dalam rangka menyukseskan engagement group di bawah Sherpa G20 Indonesia turut menyelenggarakan kegiatan untuk berdiskusi dan mencapai kesepakatan bersama terkait dengan agenda Presidensi G20, salah satu Youth 20 (Y20).

Baca juga: Polemik Sumur Resapan, Ini Kata Profesor IPB

Y20 merupakan agenda masa depan pemuda dalam Presidensi G20. Kegiatan pra Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Y20 akan dilaksanakan di Palembang, Mandalika, Manokwari, dan salah satu kota di Kalimantan.

Sedangkan kegiatan KTT Y20 akan dilaksanakan di Bandung dan Jakarta pada 17-24 Juli 2021.

Ketua atau Co-Chair Y20 Indonesia 2022, Michael Victor Sianipar menyatakan, kegiatan Y20 tahun 2022 dijadikan sebagai momentum bersama anak muda untuk mendorong agenda-agenda yang menjadi perhatian pemuda sebagai kebijakan global.

Menurut dia, Y20 adalah milik seluruh anak muda Indonesia. Makanya, langkah itu yang akan didorong.

Oleh karena itu, kegiatan-kegiatan Pra KTT dan KTT akan dilaksanakan tidak hanya di Ibu Kota dan Pulau Jawa, tetapi juga daerah-daerah lain di luar Pulau Jawa.

"Harapannya, kita bisa menjangkau pemuda dari seluruh Indonesia dan menjadikan Y20 sebagai agenda bersama anak muda," ucap dia di Jakarta, Selasa (14/12/2021).

Dia menyebut, ada empat area prioritas yang akan dibahas dalam Y20, yaitu:

1. Ketenagakerjaan pemuda.

2. Transformasi digital.

Baca juga: Erupsi Gunung Berapi Ciptakan Tanah Subur, Ini Penjelasan Pakar Unpad

3. Planet yang berkelanjutan dan layak huni.

4. Keberagaman dan Inklusi.

Secara khusus, sebut dia, isu keberagaman dan inklusi akan menjadi kontribusi spesial Indonesia dalam Presidensi Y20.

Namun, tetap mempromosikan semangat Bhinneka Tunggal Ika dan gotong royong melalui pendidikan inklusif yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila serta keberagaman ekonomi kreatif kepada pemuda G20 dan dunia.

Co-Chair Y20 Indonesia 2022, Gracia Paramitha menambahkan, pelaksanaan Y20 di tahun depan akan menjadi edisi spesial.

Bukan hanya karena Indonesia bertindak sebagai tuan rumah, tetapi pelaksanaannya secara hybrid (luring dan daring) setelah dua kali penyelenggaraan sebelumnya dilaksanakan secara daring.

Selain itu, Y20 edisi mendatang akan memberikan penghargaan bagi inisiatif anak-anak muda dunia.

Baca juga: Dosen UGM Bahas Cara Beternak Domba Kandang Bersih Tanpa Bau

"Tidak hanya diskusi kebijakan, Y20 kali ini memiliki inisiatif dan aktivitas nyata para anak muda G20 dunia melalui praktik baik mereka di bidang wirausaha sosial, keuangan digital, ekonomi sirkular, dan keberagaman inklusif," tukas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.