Kompas.com - 09/12/2021, 09:01 WIB
Ilustrasi kekerasan seksual. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANIlustrasi kekerasan seksual.
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Oknum yang diduga pelaku kekerasan seksual terhadap santri pada salah satu pesantren di Bandung sudah diamankan Polda Jawa Barat.

Plt Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kementerian Agama (Kemenag), Thobib Al-Asyhar mendukung langkah hukum yang diambil kepolisian.

Baca juga: UB: Mahasiswi NWR Pernah Laporkan Pelecehan Seksual di Januari 2020

Menurut dia, peristiwa ini mencuat sejak enam bulan lalu.

Sejak kejadian tersebut, lembaga pendidikan (pesantren) tersebut telah ditutup.

"Oknum pimpinan yang diduga pelaku tindak pemerkosaan juga telah ditahan di Polda Jabar untuk menjalani proses hukum," kata dia melansir Kemenag, Kamis (9/12/2021).

Thobib menjelaskan, sejak peristiwa tersebut mencuat, Kemenag telah duduk bersama Polda Jabar dan Dinas Perlindungan Anak dan Ibu (KPAI) Jawa Barat.

Para pihak bersepakat untuk mengambil sejumlah langkah.

Pertama, Polda Jabar menutup atau membekukan kegiatan belajar mengajar di lembaga pesantren tersebut.

Baca juga: Nadiem: Permendikbud PPKS Tak Beri Celah Adanya Kekerasan Seksual

"Sampai sekarang tidak difungsikan sebagai tempat atau sarana pendidikan," ungkap Thobib.

Kedua, Kemenag mengembalikan seluruh siswa ke daerah asal mereka.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.