Kompas.com - 07/12/2021, 16:18 WIB
Acara pengukuhan tiga Guru Besar UNJ ini dilaksanakan secara terbatas untuk yang luring dan diadakan secara hybrid. DOK. UNJAcara pengukuhan tiga Guru Besar UNJ ini dilaksanakan secara terbatas untuk yang luring dan diadakan secara hybrid.

KOMPAS.com – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mengukuhkan tiga guru besar terdiri dari dua guru besar Fakultas Ekonomi (FE) dan satu Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK). Pengukuhan dilaksanakan pada Selasa, 7 Desember 2021 di Kampus A UNJ, Jakarta.

Guru besar dari FE UNJ yakni Prof. Mohamad Rizan dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Pemasaran dan Prof. Tuty Sariwulan yang dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen.

Sementara dari FIK, Prof. Ramdan Pelana dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Tes Pengukuran dan Antropometri.

Acara pengukuhan tiga guru besar UNJ ini dilaksanakan secara luring terbatas dengan protokol kesehatan ketat dan secara daring yang disiarkan lewat kanal YouTube Edura TV.

Baca juga: The Fundamental of Digital Marketing, Ragam Cara agar Bisnis Tak Lesu

Kesempatan pertama orasi guru besar disampaikan Prof. Mohamad Rizan dalam orasi Ilmiahnya “Digital Marketing: Solusi Strategis dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Jasa di Era Revolusi Industri 4.0".

Tema yang diangkat Prof. Rizan berangkat dari kegelisahan sebagai akademisi sekaligus praktisi digital marketing terhadap semakin ketatnya persaingan bisnis jasa pelayanan di era digitalisasi bisnis saat ini yang berdampak pada daya saing industri jasa pelayanan nasional.

Orasi berikutnya disampaikan Prof. Tuty Sariwulan yang mengangkat tema “Peran Perguruan Tinggi Dalam Mengatasi Permasalahan Ketenagakerjaan Dampak Pandemi Covid-19”.

Prof. Wulan menjelaskan pandemi Covid-19 berkepanjangan telah membawa dampak permasalahan ketenagakerjaan.

Melalui orasinya ini, Prof. Wulan menjelaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mengatasi permasalahan ketenagakerjaan sebagai dampak pandemi Covid-19, di antaranya penguatan peran perguruan tinggi dalam menghasilkan SDM berkualitas dan inovasi teknologi sebagai terobosan SDM siap kerja.

Orasi terakhir disampaikan Prof. Ramdan Pelana, dengan tema “Peran Antropometri dalam Pengembangan Prestasi Olahraga di Indonesia”. Menurutnya, peran antropometri sangat penting dalam pengembangan prestasi olahraga, khususnya dalam cabang olahraga petanque.

Ia menyampaikan, diperlukan standarisasi antropometri berbasis sport science bagi atlet petanque, sehingga posisi atlet sebagai seorang pointer, shooter, atau middle dapat diketahui setelah melakukan pengukuran pada dimensi tubuh.

Baca juga: Sandiaga Ajak Mahasiswa Jadi Pelaku Digital Marketing Pulihkan Ekonomi

Dalam sambutannya, Prof. Komarudin, Rektor UNJ memberikan ucapan selamat kepada Prof. Mohamad Rizan, Prof. Tuty Sariwulan, dan Prof. Ramdan Pelana atas kontribusi keilmuan dan pencapaian jabatan akademik tertinggi dalam dunia pendidikan.

"Semoga dengan pengukuhan ini dapat memberikan motivasi dan spirit untuk terus berkarya, berkontribusi, memberi manfaat bagi UNJ, masyarakat, bangsa, dan negara," harap Prof. Komarudin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.