MIN 1, MTsN 1 dan MAN 2 Banyumas Persiapkan Diri Menuju Madrasah Berasrama

Kompas.com - 01/12/2021, 22:10 WIB
Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) 1 dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas, Kota Purwokerto seminar bertema ?Pembinaan Madrasah Berasrama (Boarding School) Menuju Layanan Pendidikan Berkualitas dan Holistik? yang dilaksanakan di MIN 1 Banyumas (26/11/2021). DOK. MIN 1 BANYUMASMadrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) 1 dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas, Kota Purwokerto seminar bertema ?Pembinaan Madrasah Berasrama (Boarding School) Menuju Layanan Pendidikan Berkualitas dan Holistik? yang dilaksanakan di MIN 1 Banyumas (26/11/2021).

KOMPAS.com - Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) 1 dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas, Kota Purwokerto mempersiapkan pelaksanaan program madrasah berasrama.

Salah satunya dengan menggelar kegiatan seminar bertema “Pembinaan Madrasah Berasrama (Boarding School) Menuju Layanan Pendidikan Berkualitas dan Holistik” yang dilaksanakan di MIN 1 Banyumas pada 26 November 2021 lalu.

"Kami memiliki harapan bersama untuk menghubungkan antara MIN, MTsN, dan MAN menjadi satu sentra pendidikan yang holistik," ungkap Kepala MIN 1 Banyumas, H. Saridin.

Ia menjelaskan, program madrasah berasrama pada siswa kelas VI MIN 1 Banyumas baru dibuka kembali sejak satu bulan lalu ketika Banyumas turun level II PPKM.

Saridin juga menyampaikan, MIN 1, MTsN 1 dan MAN 2 Banyumas memiliki letak tidak berjauhan, sehingga harapannya ke depan ketiga madrasah tersebut lokasinya bisa terhubung dan terintegrasi sebagai satu kawasan pendidikan.

Hasil studi banding di Malang dan Yogyakarta, saat lokasi madrasah saling terhubung, maka proses pendidikan Islam yang berlangsung di madrasah juga semakin berkembang dan maju.

"Semoga niat ini dapat dibimbing dan diarahan oleh Pak Direktur KSKK, terkait dengan bagaimana mewujudkan dan menata madrasah berasrama yang mampu memberikan layanan pendidikan berkualitas," tambah Saridin.

Madrasah mandiri berprestasi

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Ditjen Pendidikan Islam Kemenag, Prof. Moh. Isom dalam pemaparannya menyampaikan, sistem pendidikan berasrama atau boarding school bukan hal yang baru.

Model pendidikan itu sudah dikenal sejak dulu dalam bentuk Pondok Pesantren. Di sinilah pondok pesantren merupakan cikal bakal pendidikan berasrama di Indonesia.

Baca juga: Wisuda UMJ, Rektor Ajak Wisudawan Bantu Dakwah Islam Berkemajuan dan Moderat

 

"Sekarang ini madrasah sudah mulai digandrungi dan dicintai oleh masyarakat. Oleh sebab itu tugas kita adalah menjaga dan mengembangkan kualitas pendidikan madrasah yang ada, termasuk madrasah berasrama ini," pesan Prof. Moh. Isom.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.