Kompas.com - 01/12/2021, 16:12 WIB
Pakar Kesehatan Gigi Anak Universitas Airlangga (Unair) Mega Moeharyono Puteri jelaskan fenomena bayi yang memiliki gigi sejak lahir atau biasa disebut natal teeth. Tangkap layar laman UnairPakar Kesehatan Gigi Anak Universitas Airlangga (Unair) Mega Moeharyono Puteri jelaskan fenomena bayi yang memiliki gigi sejak lahir atau biasa disebut natal teeth.
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Gigi pada bayi umumnya mulai tumbuh saat berusia 6 hingga 9 bulan. Tapi ada juga gigi pada bayi mulai tumbuh saat berusia 3 hingga 4 bulan.

Tapi tahukah kamu bahwa ada juga fenomena bayi yang sudah memiliki gigi sejak lahir. Fenomena ini di dunia kedokteran biasa disebut natal teeth. Bahkan natal teeth ini termasuk kejadian yang sangat jarang terjadi lho.

Fenomena tersebut mungkin hanya terjadi pada satu bayi dari 2.000 hingga 3.000 bayi baru lahir.

Pakar Kesehatan Gigi Anak Universitas Airlangga (Unair) Mega Moeharyono Puteri menerangkan, penyebab dari natal teeth masih belum jelas hingga saat ini dan bukan merupakan faktor keturunan.

Baca juga: Anak Usaha Kimia Farma Buka Lowongan Kerja bagi Lulusan D3, Yuk Daftar

Gigi susu yang belum tumbuh sempurna

Menurut Mega, gigi tersebut kemungkinan merupakan gigi tambahan (supernumerary teeth) atau gigi susu yang belum tumbuh sempurna.

Perbedaan keduanya dapat diketahui dengan melakukan foto rontgen pada bayi. Namun, kebutuhan foto rontgen dalam kasus ini memiliki keuntungan yang lebih sedikit daripada kerugiannya.

"Benih gigi susu sudah mulai terbentuk sejak bayi masih di dalam kandungan. Gigi susu ini seharusnya tumbuh perlahan dari gusi sejak bayi berusia 6 bulan," terang Mega seperti dikutip dari laman Unair, Rabu (1/12/2021).

Ketika gigi ini keluar saat bayi lahir, lanjut Mega, pertumbuhannya belum sempurna. Biasanya hanya ada mahkota gigi saja dan tanpa akar. Gigi yang keluar saat bayi baru lahir ini biasanya merupakan gigi seri, baik atas maupun bawah.

Berpotensi membuat bayi tersedak atau gigi tertelan

Mega menyampaikan, gigi yang sudah tumbuh sejak lahir baik gigi susu dan gigi tambahan cenderung tajam dan mudah goyang. Hal ini disebabkan karena gigi tersebut tidak memiliki akar gigi untuk menahan.

Baca juga: Uniknya Ide Mahasiswa UGM Gagas Ubin Penghasil Listrik

Mega mengungkapkan, keberadaan natal teeth ini akan membuat gusi bayi yang merupakan lawan dari gigi mudah terluka. Selain itu, gigi yang goyang juga akan mudah terlepas. Sehingga berpotensi membuat bayi tersedak dan gigi tertelan.

"Untuk menghindari hal tersebut perlu dilakukan pencabutan pada gigi yang tumbuh saat bayi baru lahir," ungkap Mega.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.