Kompas.com - 01/12/2021, 12:03 WIB
Suasana kampus Universitas Brawijaya, Kota Malang, Rabu (4/7/2018) KOMPAS.com / Andi HartikSuasana kampus Universitas Brawijaya, Kota Malang, Rabu (4/7/2018)

KOMPAS. com - Universitas Brawijaya Malang tengah bersiap menggelar kuliah tatap muka secara hybrid. Rencananya, kuliah ltatap muka akan dimulai bulan Februari mendatang.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 12245/UN10/TU/2021 tentang Perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2021/ 2022.

Rektor UB Prof Nuhfil Hanani mengatakan, saat ini formulir persetujuan untuk mengikuti kuliah tatap muka sudah dikirimkan kepada orang tua mahasiswa. “Jadi nanti yang setuju mengikuti kuliah secara luring (luar jaringan) masuk daftar di akademik,” katanya saat dikonfirmasi.

Ia menyampaikan jika kuota perkuliahan secara tatap-muka maupun secara online tersebut masing-masing sebesar 50 persen.

Baca juga: 5 Poin Persiapan Kuliah Tatap Muka yang Harus Diperhatikan

Selain mendapatkan izin dari orang tua, mahasiswa yang ingin mengikuti kuliah secara luring wajib mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Kebijakan itu ditambah menurutnya hampir semua mahasiswa dari luar daerah yang mayoritas sudah berada di Kota Malang.

“Mahasiswa yang sudah vaksinasi 88 persen, itu pun data dua bulan yang lalu. Dari total 72 ribu mahasiswa, mungkin sekarang sudah selesai, nanti kita cek lagi,” katanya.

Dalam perkuliahan tatap muka, seluruh civitas akademika wajib mengikuti protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Yakni di masing-masing fakultas juga sudah terpasang aplikasi peduli lindungi. Juga terdapat kamera yang mengukur suhu tubuh orang-orang yang akan masuk wilayah kampus.

Sementara, Koordinator Perencanaan, Akademik dan Kerjasama UB Hery Prawoto menambahkan, untuk kuliah tatap muka secara hybrid masih dalam masa persiapan. Rencananya pada Rabu, (1/12/2021) mendatang segenap jajaran petinggi civitas akademika melakukan rapat teknis.

Baca juga: Program Kampus Mengajar 3 Dibuka, Dapat Uang Saku hingga Bantuan UKT

“Kalau ditanya detailnya seperti apa kita masih melihat progres perkembangan kasus Covid-19 di Malang ini ke depan seperti apa. Supaya kita tidak disalahkan, kuliah semester depan kita masih 7 Februari,” katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.