Kompas.com - 30/11/2021, 11:14 WIB
Mendikbud saat membuka launching UKBI adaptif merdeka DOK.capture zoom kemendikbudMendikbud saat membuka launching UKBI adaptif merdeka

KOMPAS.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Makarim menyebut bahwa sektor pendidikan dan ekonomi merupakan dua sektor yang saling melengkapi.

Ia mengatakan, pendidikan yang berkualitas akan menghasilkan lulusan yang mampu mengolah sumber daya ekonomi. Sementara, kesejahteraan ekonomi membuat masyarakat bisa mengenyam pendidikan yang berkualitas.

“Pendidikan yang berkualitas akan menghasilkan lulusan yang kreatif dan mampu mengolah sumber daya ekonomi yang menyejahterakan masyarakat. Masyarakat yang sejahtera mampu mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” tutur Nadiem seperti dilansir dari laman Kemendikbud Ristek, Selasa (30/11/2021).

Baca juga: Program Kampus Mengajar 3 Dibuka, Dapat Uang Saku hingga Bantuan UKT

Karena itu, Nadiem berkomitmen untuk terus menguatkan kerja sama antara satuan pendidikan dengan dunia usaha dan dunia industri yang telah dilaksanakan melalui Kampus Merdeka, Kampus Merdeka Vokasi, serta Program SMK Pusat Keunggulan.

“Hasil dari kolaborasi ini sangat luar biasa. Melalui platform Kedaireka, kami mencatat total kontribusi industri proyek bersama kampus dan perusahaan sebesar lebih dari Rp 1,1 triliun. Kontribusi ini menguatkan ekosistem riset dalam lingkup pendidikan dan inovasi pelajar,” jelasnya.

Hal ini sebagai bentuk inisiatif Gernas BBI #AromaMaluku yang mengedepankan sinergi sebagai upaya mewujudkan penguatan ekonomi yang merata dan berkelanjutan. Gernas BBI #AromaMaluku sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah melalui Kemendikbud Ristek untuk mendorong UMKM dan produk vokasi di Maluku.

Selanjutnya ia mengingatkan dengan hilangnya sekat pembatas perlu dibarengi dengan transformasi, seperti mampu memperkenalkan karya Maluku ke publik yang lebih luas melalui media e-commerce.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan juga menyampaikan apresiasi kepada Kemendikbud Ristek.

Baca juga: Mahasiswa Bisa Dapat Bantuan UKT Rp 2,4 Juta Kemendikbud Ristek, Ini Syaratnya

Menurutnya, Merdeka Belajar telah menjadi solusi kesenjangan antara pendidikan dan dunia industri.

“Saya juga berharap karya pendidikan vokasi dapat dimanfaatkan oleh industri dalam negeri, termasuk kementerian, lembaga, dan pemda,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.