Kompas.com - 28/11/2021, 16:40 WIB
Prodi Tata Busana Universitas Negeri Semarang (Unnes) memiliki brand fashion Sekar Ayu yang berkomitmen mengusung sustainable fashion. Tangkap layar laman UnnesProdi Tata Busana Universitas Negeri Semarang (Unnes) memiliki brand fashion Sekar Ayu yang berkomitmen mengusung sustainable fashion.
|

KOMPAS.com - Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjaga lingkungan agar tetap lestari. Salah satunya dengan menerapkan gaya hidup eco friendly.

Eco friendy ini merupakan suatu bentuk gaya hidup yang menggunakan unsur kepedulian terhadap kelestarian alam serta lingkungan hidup. 

Gaya hidup ini diharapkan bisa diterapkan oleh masyarakat luas untuk menjaga kelestarian lingkungan. Bahkan lingkungan perguruan tinggi juga didorong menjadi kampus berkelanjutan. Konsep ini pun merambah hingga ke industri fashion.

Fashion berkelanjutan adalah upaya para desainer untuk menghasilkan bahan baku pakaian yang ramah lingkungan dan masyarakat di sekitar.

Baca juga: Bangun Karakter Kepemimpinan Siswa Melalui Kegiatan Pramuka Penggalang

Usung eco fashion dalam event Jogja Fashion Week 2021

Sebagai salah satu bentuk upaya menjaga lingkungan, dosen dan mahasiswa Jurusan Tata Busana Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang tergabung dalam tim Sekar Ayu mengusung tema Eco Fashion dalam perhelatan Jogja Fashion Week (The New Beginning).

Event JFW 2021 digelar mulai 25 hingga 27 November 2021 di Museum National Yogyakarta. Sekar Ayu merupakan brand fashion dari Prodi Tata Busana Unnes. Dalam event ini, tim Sekar Ayu berkomitmen mengusung sustainable fashion

Koleksi dibuat atas kolaborasi riset dosen Widowati, Sri Endah Wahyuningsih, Roudlotus Sholikhah, Atika. Selain itu dalam karya ini juga ada sentuhan para mahasiswa yakni Risfani Rahmawati, Faroh Luluatul Afidah, Rahmawati, dan Otaviana Firdayantie.

"Hal ini berarti seluruh bahan dan proses pembuatan karya berangkat dari kekayaan budaya dan Sumber Daya Alam (SDA)," kata Widowati seperti dikutip dari laman Unnes, Minggu (28/11/2021).

Riset yang mereka lakukan mulai dari riset kain ecoprint, tenun, anyaman bambu dan tali goni dengan teknik macramé sebagai aksesoris. Selain itu, dalam proses pembuatan karyanya, tim Sekar Ayu mengambil konsep zero waste dan manipulation fabric.

"Tim Sekar Ayu menampilkan 8 look women’s wear modest fashion yang menarik benang merah antara 1 desain dengan desain lain yaitu sustainable fashion," imbuh Widowati.

Baca juga: Mahasiswa UII Manfaatkan Kulit Manggis Jadi Alat Pendeteksi Logam

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.