Kompas.com - 26/11/2021, 06:27 WIB

KOMPAS.com - Menciptakan suasana belajar sains yang menyenangkan saat pembelajaran jarak jauh dapat dilakukan dengan berbagai cara.

Salah satunya dengan menghadirkan diferensiasi dan metode menyenangkan dalam pemetaan belajar anak. Cara ini, membuat anak akan lebih dekat dengan sains, mampu mendorongnya untuk membuat inovasi dan menjadi peneliti muda.

Sekolah Cikal misalnya, penerapan pembelajaran berbasis kompetensi banyak melahirkan peneliti muda di bidang sains dan teknologi yang menciptakan ragam inovasi.

Baca juga: 7 Tanda Anak Cerdas dan Berpotensi Punya IQ Tinggi

Beberapa contoh murid yang berhasil lahir sebagai peneliti muda antara lain Pandu Saputra dan Bening Hati Manggali yang berhasil membuat aplikasi bernama Loqee untuk membantu orang tua mengawasi penggunaan gadget anak-anak mereka dan memperoleh juara 2 Kompetisi Peneliti Muda Surabaya pada tahun 2019.

Selain Pandu dan Bening, ada pula Hisyam Darius Haffian Amadeo yang sukses membuat purwawuka (prototype) baterai ramah lingkungan pada April 2021.

Di tahun ini, Hisyam pun berhasil meraih juara ke-3 di kompetisi peneliti muda se-Jawa Timur dan melangkah ke tingkat nasional dengan membawa proyek risetnya “Heira (Healing Respirator)”.

Kiat guru dan sekolah lahirkan peneliti muda

Pendidik Sains Sekolah Cikal Surabaya, Rani mengatakan dalam proses pembelajaran daring setiap anak tidak diberikan tugas menghafal atau merangkum, melainkan membuat proyek yang menyesuaikan kompetensi mereka terkait tema pembelajaran saat itu.

Pendekatan belajar sains pun dikatakannya berbeda dari sekolah pada umumnya, yakni dengan tidak meminta murid menghafal nama-nama organ dan fungsinya, melainkan dengan merefleksikan dan mengaitkannya dengan kebiasaan sehari-hari.

Baca juga: Orangtua, Ini Dampak Bila Sering Memarahi Anak Saat Belajar

"Murid-murid diberikan kebebasan dalam membuat proyek menyesuaikan kompetensi mereka, baik dengan membuat video, atau menulis. Dan guru memberikan diferensiasi dalam penyajian hasil eksperimen murid dari rumah," ucapnya dalam keterangan tertulis, Kamis (25/11/2021).

Proses pembelajaran sains di sekolah, lanjut dia, sebenarnya itu terletak pada pemahaman dan keinginan untuk menghubungkan kondisi sekitar secara kontekstual dan menciptakan inovasi kondisi sesuai kondisi terkini.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkenalan dengan 2K: Kinerja dan Kesejahteraan dalam Bekerja

Berkenalan dengan 2K: Kinerja dan Kesejahteraan dalam Bekerja

Edu
Kompas.com Bersama Tes Bakat Indonesia Kasih Wawasan Karier untuk Ratusan Siswa SMA Ricci 1 dan 2

Kompas.com Bersama Tes Bakat Indonesia Kasih Wawasan Karier untuk Ratusan Siswa SMA Ricci 1 dan 2

Edu
3 Organisasi Ini Danai Siswa Kurang Mampu untuk Kuliah di Pendidikan Tinggi

3 Organisasi Ini Danai Siswa Kurang Mampu untuk Kuliah di Pendidikan Tinggi

Edu
[POPULER EDUKASI] Rektor Undip Larang Keras Perpeloncoan | 1 Keluarga Alumni Unair Raih Gelar Doktor | 4 Kampus Bidang 'Egineering-Technology' Terbaik Indonesia

[POPULER EDUKASI] Rektor Undip Larang Keras Perpeloncoan | 1 Keluarga Alumni Unair Raih Gelar Doktor | 4 Kampus Bidang "Egineering-Technology" Terbaik Indonesia

Edu
Kenaikan Tarif Ojek Online, Ekonom Unair: Pengaruhi Daya Beli dan Inflasi

Kenaikan Tarif Ojek Online, Ekonom Unair: Pengaruhi Daya Beli dan Inflasi

Edu
Penuh Filosofi, Dua Mahasiswa ITB Menang Kompetisi Desain Hunian

Penuh Filosofi, Dua Mahasiswa ITB Menang Kompetisi Desain Hunian

Edu
Raih Akreditasi Unggul, Uhamka Berikan Santunan untuk 1.000 Anak Yatim

Raih Akreditasi Unggul, Uhamka Berikan Santunan untuk 1.000 Anak Yatim

Edu
Tambah 2, Kini Unhas Punya 451 Guru Besar

Tambah 2, Kini Unhas Punya 451 Guru Besar

Edu
Ubah Pedoman Ejaan, Badan Bahasa Luncurkan EYD Edisi V

Ubah Pedoman Ejaan, Badan Bahasa Luncurkan EYD Edisi V

Edu
Kalbis Institute Siapkan Beasiswa Rp 25 Miliar untuk 450 Calon Mahasiswa

Kalbis Institute Siapkan Beasiswa Rp 25 Miliar untuk 450 Calon Mahasiswa

Edu
Bantu Siswa SD Cepat Membaca, Mahasiswa IPB Hadirkan Media Belajar Caksara

Bantu Siswa SD Cepat Membaca, Mahasiswa IPB Hadirkan Media Belajar Caksara

Edukasi
20 Universitas Terbaik di Jawa Timur Versi UniRank 2022, Ada 11 PTS

20 Universitas Terbaik di Jawa Timur Versi UniRank 2022, Ada 11 PTS

Edu
UNS Luncurkan Inclusion Matrics, Wujudkan Kampus Ramah Disabilitas

UNS Luncurkan Inclusion Matrics, Wujudkan Kampus Ramah Disabilitas

Edukasi
KRS dan SKS, Ini Perbedaannya yang Harus Diketahui Mahasiswa

KRS dan SKS, Ini Perbedaannya yang Harus Diketahui Mahasiswa

Edukasi
Lowongan Kerja KAI Services bagi Lulusan D3, Cek Syaratnya

Lowongan Kerja KAI Services bagi Lulusan D3, Cek Syaratnya

Edu
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.