Kompas.com - 24/11/2021, 14:06 WIB
Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta Shutterstock/Fajar Tri AmboroKampus Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni UGM, Prof. Paripurna memberi pesan kepada calon wisudawan UGM periode November 2021 untuk tidak melupakan kampus UGM selepas lulus dan meninggalkan dunia perkuliahan.

Hal ini disampaikannya saat pembekalan calon wisudawan yang diselenggarakan secara daring pada Selasa (23/11/2021).

Baca juga: Pakar UGM: Ini Penyebab Asam Lambung Naik

"Setelah lulus jangan lupa kembali lagi ke UGM, melihat bagaimana bisa membantu perkembangan UGM ke depan menjadi universitas yang bermanfaat bagi bangsa dan negara," kata Paripurna melansir laman UGM.

Pembekalan calon wisudawan kali ini menghadirkan dua orang narasumber, yaitu Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kunta Wibawa Dasa Nugraha dan Wakil Direktur IV Bidang SDM, Kemahasiswaan dan alumni Politeknik Astra, Tri Yuli Adriana.

Menurut Paripurna, kedua alumni UGM ini menjadi bukti dari hasil pendidikan di UGM yang tidak hanya berfokus pada pengetahuan, tetapi juga penanaman jati diri UGM.

"Selama proses mengikuti pendidikan dari mulai masuk sampai saat ini, tidak terasa sudah menjalani apa yang dinamakan pemupukan jati diri UGM yaitu sebagai universitas nasional, universitas perjuangan, universitas Pancasila, universitas kerakyatan, dan universitas pusat kebudayaan," terang dia.

Pendidikan di UGM, sebut dia, telah mempersiapkan para lulusan untuk memasuki dunia kerja.

Baca juga: Pakar IPB Beri Ulasan tentang Bahaya Ular

Selepas meninggalkan kampus, para calon wisudawan akan memasuki dunia baru setelah terlebih dahulu melewati masa tunggu setelah wisuda hingga mulai bekerja di tempat yang dipilih.

Seluruh pengalaman dan tantangan, kata Paripurna, adalah hal yang berharga bagi para lulusan baru.

"Sejenak akan ada masa antiklimaks setelah merayakan wisuda dan mendapatkan ucapan selamat dari kiri kanan lalu harus menunggu. Bagaimana pun mencari kerja perlu waktu, meski saya yakin UGM punya waktu tunggu yang paling rendah, masa itu harus dijalani dan dinikmati," ucap dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.