Kompas.com - 20/11/2021, 11:14 WIB
Ilustrasi hand sanitizer. UNSPLASH/KELLY SIKKEMAIlustrasi hand sanitizer.
|

KOMPAS.com - Meski kasus Covid-19 di Indonesia mulai menurun, tetapi setiap hari masih terjadi penambahan kasus. Karena itu, masyarakat tetap diimbau untuk menerapkan protokol kesehatan.

Akan tetapi, pandemi ini tak menyurutkan semnagat para mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dalam berinovasi. Salah satunya menciptakan hand sanitizer.

Inovasi dari Unit Kegiatan Mahasiswa Penalaran dan Riset (UKMPR) Unsoed yakni hand sanitizer berbahan dasar daun mangga. Inovasi ini merupakan bagian dari kegiatan Riset UKMPR yang setiap tahun dilaksanakan.

Baca juga: Di Webinar UGM, Menkes: Akses Kesehatan Perlu Inovasi

Di mana tahun ini mengambil tema “Optimalisasi Peran Generasi milenial dalam Mewujudkan SDG’s di Era New Normal”.

Salah satu tim mahasiswa yang juga pemilik ide, Laila Septiani menjelaskan, dipilihnya daun mangga karena kurangnya pemanfaatan kembali daun mangga yang berguguran, dimana masyarakat hanya membakarnya sebagai bentuk pembersihan.

"Padahal, hal tersebut sangat berbahaya karena dapat menyebabkan polusi udara," ujar Laila seperti dikutip dari laman Unsoed, Jumat (19/11/2021).

Dijelaskan, daun mangga sendiri memiliki berbagai kandungan senyawa bioaktif yang berfungsi sebagai antibakteri. Senyawa tersebut antara lain:

1. flavonoid

2. saponin

3. tanin

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.