Kompas.com - 18/11/2021, 09:51 WIB
Salah satu peserta UTBK 2019 Gelombang 1 di Universitas Negeri Yogyakarta (4/5/2019). Dok. Kompas.comSalah satu peserta UTBK 2019 Gelombang 1 di Universitas Negeri Yogyakarta (4/5/2019).

KOMPAS.com – Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) akan mulai dilaksanakan sekitar lima bulan lagi. Bila mengacu pada jadwal pelaksanaan tahun 2021, registrasi akun LTMPT dilaksanakan pada awal Januari, selanjutnya pendaftaran UTBK SBMPTN 2021 dibuka pada Maret dan pelaksanaannya pada April.

Sejak 2018, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mulai menerapkan sistem penilaian menggunakan Teori Respons Butir atau yang juga dikenal dengan Item Response Theory (IRT).

LTMPT menggunakan sistem IRT dalam sistem penilaian UTBK dengan bobot nilai yang berbeda pada masing-masing subtes. Sistem penilaian IRT tidak menggunakan metode skor minus untuk jawaban yang salah.

Baca juga: 5 Hal Sepele yang Bisa Membuat Gagal Lolos SNMPTN-SBMPTN

Tiga tahap penilaian

Merangkum laman platform edukasi Ruangguru, secara lebih detail, sistem penilaian IRT ini digambarkan dengan tiga tahap, yaitu:

1. Seluruh jawaban benar akan diberi skor 1 poin, dan skor 0 untuk yang tidak dijawab.

2. Pendekatan teori respons butir (Item Response Theory) akan dilakukan. Setiap soal yang benar akan dianalisis kembali karakteristiknya dengan melihat kesulitannya dibanding soal lainnya.

3. Karakteristik tiap soal yang didapatkan di tahap dua akan dipakai untuk menghitung skor peserta. Soal yang relatif sulit akan mendapatkan bobot yang lebih tinggi dibanding yang lain.

Secara singkat, sistem penilaian IRT lebih mengutamakan karakteristik tiap soal. Semakin sulit suatu soal yang kamu jawab, maka akan semakin tinggi pula bobot skor yang bisa kamu peroleh.

Sistem penilaian ini tidak hanya mempertimbangkan jumlah soal yang berhasil dijawab dengan benar atau salah, tetapi juga mempertimbangkan sulit atau tidaknya suatu soal.

Baca juga: Lulusan 8 Kampus Ini Cepat Dapat Kerja, Ada Kampus Kamu?

Namun, bobot skor setiap butir soal baru akan ditentukan setelah melihat respons peserta setelah ujian selesai. Cara ini dianggap dapat membedakan kemampuan setiap peserta dengan lebih baik.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.