Kompas.com - 06/11/2021, 10:40 WIB
Ilustrasi virus freepikIlustrasi virus
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Selain masih berjuang mengatasi pasien Covid-19, di negara China baru-baru ini juga ditemukan 21 kasus Avian Influenza (AI) atau flu burung pada manusia.

Hal ini disampaikan langsung oleh otoritas kesehatan China. Dari laporan tersebut, 6 orang meninggal dunia dan beberapa orang lainnya masih kritis.

Beberapa ahli di negara China menduga penularan ini dipicu kemunculan varian baru virus flu burung dengan tipe H5N6.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. R. Wasito mempunyai pendapat tersendiri mengenai merebaknya kasus flu burung di China.

Baca juga: Bank Mandiri Buka Lowongan Kerja bagi Lulusan S1-S2, Buruan Daftar

Kecil kemungkinan jadi wabah baru

Dia mengatakan, sangat kecil peluangnya kemungkinan virus flu burung menjadi sumber wabah baru seperti Covid-19.

Warsito menerangkan, virus flu burung tidak dapat ditularkan langsung dari unggas ke manusia, namun harus melalui hewan perantara. Selain itu, virus ini tidak dapat ditularkan dari manusia ke manusia.

"Avian Influenza (flu burung) tidak dapat ditularkan langsung dari unggas ke manusia. Harus ada hewan perantara, terutama babi. Virus ini juga tidak dapat ditularkan dari manusia ke manusia," papar Wasito seperti dikutip dari laman UGM, Sabtu (6/11/2021).

Prof. Warsito menjelaskan, karena tidak dapat ditularkan dari manusia ke manusia, penyakit flu burung tidak memiliki ancaman serius. Namun tingkat virulensi virus ini pada hewan unggas berbeda-beda tergantung dengan tingkat variannya.

"Virulensi AIV dapat berbeda-beda tergantung antigenisitasnya," kata pakar penyakit flu burung ini.

Baca juga: Dosen UB Bagikan 5 Tips Jaga Kesehatan Kulit di Musim Hujan

Virus flu burung mudah mati karena panas

Sepengetahuan Wasito, virus ini juga mudah mati terkena panas. Untuk menekan tingkat penyebaran flu burung agar tidak terinfeksi ke manusia lewat hewan perantara, dengan cara menekan jumlah unggas yang tertular atau mengisolasi yang terpapar.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.