Kompas.com - 03/11/2021, 10:27 WIB
Tim RBZI UNJ menggelar workshop penyusunan draf Peraturan Rektor Pengendalian Gratifikasi yang diselenggarakan pada 1?4 November 2021 yang dilaksanakan secara daring dan luring di Bogor dengan menerapkan prokes ketat. DOK. UNJTim RBZI UNJ menggelar workshop penyusunan draf Peraturan Rektor Pengendalian Gratifikasi yang diselenggarakan pada 1?4 November 2021 yang dilaksanakan secara daring dan luring di Bogor dengan menerapkan prokes ketat.

KOMPAS.com - Sebagai lembaga pendidikan, perguruan tinggi diharapkan menjadi panutan atau role model dan pelopor dalam pencegahan tindak korupsi. Salah satu cara melalui pengendalian gratifikasi di kampus.

Terkait hal itu, Tim Reformasi Birokrasi dan Zona Integritas Universitas Negeri Jakarta (RBZI UNJ) menggelar workshop penyusunan draf Peraturan Rektor Pengendalian Gratifikasi yang diselenggarakan pada 1–4 November 2021 yang dilaksanakan secara daring dan luring di Bogor dengan menerapkan prokes ketat.

Meski telah banyak perguruan tinggi yang sudah memiliki Peraturan Rektor Pengendalian Gratifikasi, namun UNJ menjadi PTN yang menyusun Peraturan Rektor Pengendalian Gratifikasi berdasarkan panduan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara langsung.

Dalam hal ini UNJ menginisiasi sistem pelaporan gratifikasinya dengan mensinergiskan panduan dari KPK RI.

"Kegiatan ini sangat penting dan krusial dalam mengantisipasi perbuatan gratifikasi yang ilegal bagi sivitas UNJ. Usaha-usaha pencegahan perilaku korupsi harus dilakukan oleh semua warganegara," ujar Prof. Muhammad Japar, Wakil Direktur II Pascasarjana UNJ.

"Kampus harus menjadi pelopor sekaligus role model dalam pencegahan perilaku korupsi, tegas Prof. Muhammad Japar.

Yulianto Saptoprasetyo, Pemeriksa Gratifikasi KPK turut diundang untuk memberikan masukan dan pandangan mengenai draf Peraturan Rektor Pengendalian Gratifikasi yang disusun pada kegiatan workshop ini.

Yulianto Saptoprasetyo mengapresiasi kegiatan workshop yang dilakukan oleh Tim RBZI UNJ.

“Kegiatan ini sangat bagus sekali sebagai komitmen UNJ untuk memerangi budaya gratifikasi yang sudah mengakar pada masyarakat, workshop ini juga menjadi wujud nyata bahwa UNJ turut andil dalam melawan dan memerangi persoalan KKN," ungkap Yulianto Saptoprasetyo.

Baca juga: Iluni UI: Korupsi Jadi Ancaman Perekonomian Bangsa

Hal senada disampaikan Robertus Robet, Ketua Tim RBZI UNJ, mengatakan workshop ini sangat penting dan wujud komitmen UNJ meningkatkan tata kelola lembaga yang baik dengan kepedulian terhadap masalah gratifikasi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.