Kompas.com - 02/11/2021, 13:11 WIB
Ilustrasi mahasiswa internasional. ShutterstockIlustrasi mahasiswa internasional.
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi butuh komitmen tinggi. Apalagi jika kamu berencana melanjutkan pendidikan S2 ke luar negeri. Tentu akan menghadapi tantangan yang lebih banyak.

Saat memutuskan melanjutkan pendidikan S2, kamu harus mempelajari suatu bidang lebih mendalam dan mempersiapkan diri membuat riset atau disertasi di akhir tahun perkuliahan.

Merangkum dari laman konsultan pendidikan luar negeri ICAN Education, Selasa (2/11/2021), ada beberapa tips yang bisa diterapkan saat memilih jurusan S2 di luar negeri.

Perguruan tinggi di luar negeri menyediakan banyak program master yang bisa dipilih. Beberapa universitas juga menawarkan program dengan kelebihan dan keunggulannya masing-masing.

Baca juga: Akademisi Unair Jelaskan Panduan Isoman dan Vaksinasi bagi Ibu Hamil

Program master populer di luar negeri

Namun, ada beberapa program master yang cukup populer di kalangan mahasiswa, antara lain:

1. Master of Business Administration
2. Master of Science in Nursing
3. Master of Engineering Management
4. Master of Arts in Political Science
5. Master of Science in Computer Science

Saat berencana melanjutkan pendidikan S2 di luar negeri, ada beberapa pertimbangan yang harus dilakukan. Agar bisa memilih jurusan S2 dengan tepat, kamu membutuhkan beberapa panduan agar tidak merasa salah pilih jurusan.

Baca juga: Jasa Marga Buka Lowongan Kerja Program Jet Roadster 2021 Lulusan S1

Untuk memudahkan, ada beberapa tips memilih jurusan S2 di luar negeri yang bisa diterapkan, yaitu dengan cara sebagai berikut.

1. Pertimbangkan tipe gelar master

Gelar master biasanya terbagi menjadi Taught Master atau Research Master. Keduanya memiliki beberapa kesamaan. Seperti waktu studi yang dibutuhkan sekitar satu hingga dua tahun untuk menyelesaikannya. 

Perbedaan antara kedua gelar ini antara lain:

  • Taught Masters mengikuti struktur yang mirip dengan studi sarjana, sedangkan Research Masters mencakup pembelajaran yang lebih mandiri.
  • Mayoritas program Taught Masters terdiri dari mata pelajaran Master of Arts (MA) dan Master of Science (MSc). Sedangkan, kursus Research Masters termasuk MRes dan MPhil.
  • Taught Masters terdiri dari modul inti dan opsional yang disampaikan melalui seminar, lokakarya, dan kuliah. Research Masters melibatkan satu atau lebih proyek penelitian independen, dengan sedikit atau tanpa jadwal waktu.

Baca juga: Tips Lakukan Penelitian dan Raih Hibah ala Dosen Universitas Trunojoyo

Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.