Kompas.com - 19/10/2021, 14:44 WIB
Training Lead Program Pintar Tanoto Foundation, Golda Simatupang, memaparkan model pelatihan berbasis digital Program PINTAR 2021/2022. DOK. TANOTO FOUNDATIONTraining Lead Program Pintar Tanoto Foundation, Golda Simatupang, memaparkan model pelatihan berbasis digital Program PINTAR 2021/2022.

KOMPAS.com - Tanoto Foundation membuka pelatihan berbasis digital Program Pintar 2021/2022 untuk mengakomodasi dan mempercepat digitalisasi pembelajaran dan pelatihan guru dan kepala sekolah di Indonesia.

Pelatihan ini melibatkan 1.100 fasilitator pembelajaran dan manajemen sekolah yang akan melatih dan mendampingi lebih dari 10 ribu guru dan kepala sekolah dari 842 sekolah dan madrasah di lima provinsi, yaitu Sumatra Utara, Riau, Jambi, Jawa Tengah, dan Kalimantan Timur.

Menurut CEO Global Tanoto Foundation, J. Satrijo Tanudjojo, transformasi pembelajaran menggunakan teknologi harus dimulai dari diri guru-guru dan tenaga pendidik yang akan menjadi fasilitator pembelajaran.

“Kami mendukung para guru dan tenaga pendidik untuk berani mencoba, bereksperimen, mengkontruksi, berimajinasi, dan membuat definisinya sendiri tentang pembelajaran yang kaya digital,” ungkap Satrijo ketika membuka acara pembukaan pelatihan berbasis digital Program Pintar, Senin (18/10/2021).

Pelatihan berbasis digital inovatif

Pelatihan memanfaatkan penggunaan teknologi dengan memasukkan unsur gamifikasi untuk mendorong pelatihan virtual yang lebih menyenangkan menggunakan learning management system (LMS), dan mempraktikkan pembelajaran terintegrasi teknologi untuk mendorong keaktifan siswa.

Dengan mengikuti pelatihan berbasis digital program Pintar, guru dapat belajar untuk memadukan konsep belajar mandiri dan terpandu, memanfaatkan ragam teknologi digital untuk mendukung pembelajaran di kelas.

Menurut Training Lead Program Pintar, Golda Simatupang, pelatihan dan pendampingan ini akan berjalan sekitar tiga bulan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ingin Bisnis Ikan Hias? Mahasiswa Unpad Hadirkan Pelatihan Perikanan Online

 

“Kami akan terus belajar bersama para guru dan kepala sekolah di lapangan untuk memperbaiki sistem pembelajaran agar dapat memenuhi kebutuhan anak-anak tidak hanya di masa kini tapi juga untuk masa depan mereka nanti,” jelas Golda.

Peserta akan difasilitasi berpraktik langsung bersama fasilitator Program Pintar yang memberi penguatan, pendampingan, dan menciptakan ruang diskusi antar guru untuk memastikan bahwa teknologi dapat dimanfaatkan dalam pelatihan maupun pembelajaran di kelas.

Pada acara ini Tanoto Foundation juga memperkenalkan website Pintar terbaru yang berfungsi sebagai sumber belajar bagi guru, orangtua, kepala sekolah, dosen, pemangku kepentingan, dan mitra pembangunan.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.