Kompas.com - 06/10/2021, 16:08 WIB
LaSalle College Jakarta menggelar acara kelulusan untuk siswa angkatan 2020/2021 pada 1 Oktober 2021. Wisuda  yang mengangkat tema Madaka ini diadakan secara luring dengan menerapkan standar protokol kesehatan ketat. DOK. LASALLE COLLEGELaSalle College Jakarta menggelar acara kelulusan untuk siswa angkatan 2020/2021 pada 1 Oktober 2021. Wisuda yang mengangkat tema Madaka ini diadakan secara luring dengan menerapkan standar protokol kesehatan ketat.

KOMPAS.com - LaSalle College Jakarta menggelar acara kelulusan untuk siswa angkatan 2020/2021 pada 1 Oktober 2021. Wisuda  yang mengangkat tema "Madaka" ini diadakan secara luring dengan menerapkan standar protokol kesehatan ketat.

"Kegiatan tahunan yang biasanya diselenggarakan secara megah dan terbuka untuk umum oleh Sekolah Tinggi Desain LaSalle College Jakarta, pada kesempatan kali ini diselenggarakan secara terbatas serta dihadiri hanya oleh wisudawan," ungkap Alvira, Nasional Admission, Marketing dan Promotion Manager Lasalle Indonesia melalui rilis resmi (6/10/2021).

"Hal ini di karenakan kondisi pandemi yang masih berlangsung hingga saat ini. Stay healthy, stay creative merupakan campaign yang diusung oleh Lasalle College Indonesia," tambah Alvira.

Lebih jauh dia menjelaskan, melalui graduation ceremony ini LaSalle College Jakarta berkomitmen untuk tetap memfasilitasi para lulusannya untuk dapat merasakan pengalaman wisuda yang berkesan.

"Tentunya dengan tetap memperhatikan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh lulusan yang hadir," tegas Alvira.

Tantangan di masa pandemi

Upacara kelulusan LaSalle College Jakarta tahun ini diselenggarakan dengan mengusung tema "Madaka" sebagai bentuk apresiasi terhadap kebudayaan Sumba yang sangat terkenal dan kaya akan motif tenun tradisionalnya yang sangat indah dan rumit.

"Setiap tahun kami menggelar wisuda dibarengi pagelaran karya siswa yg merupakan kolaborasi lintas program studi. Namun karena pandemi, konsep pergelaran diubah menjadi virtual show yg telah berlangsung 29 Juli - 3 Agustus lalu dan hari ini (1 Okt) adalah upacara kelulusan yg digelar terbatas dengan prokes ketat," ujar Hariyadi Sukamdani, Ketua Yayasan Sekolah Tinggi Desain LaSalle.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Mendikbud Nadiem: Asesmen Nasional Tidak Memengaruhi Kelulusan Siswa

Hariyadi menyampaikan, di masa pandemi ini pihaknya prediksi jumlah siswa akan turun signifikan, ternyata sebaliknya. "Minat anak-anak muda utk belajar desain tidak kendor, justru naik," ungkapnya.

Ia menjelaskan, salah satu kesulitan yang sempat dialami adalah terkait mengatur interaksi dengan siswa, terutama pada program studi yang membutuhkan lebih banyak praktik, contohnya make up artist.

"Solusinya, kami sarankan siswa untuk memakai orang terdekat sebagai model untuk dirias dan telah diswab. Dengan prokes optimal ini, tidak terjadi kluster di lingkungan kampus," tegas Hariyadi.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.