Abdul Latif

Dosen dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UHAMKA serta sebagai perintis media online www.serambiupdate.com

Program Kampus Merdeka Perlu Indikator Capaian

Kompas.com - 04/10/2021, 12:30 WIB
Materi dari Dirjen Dikti Prof. Nizam mengenai implementasi Kampus Merdeka untuk sumber daya manusia unggul. Tangkapan layar Zoom Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP)Materi dari Dirjen Dikti Prof. Nizam mengenai implementasi Kampus Merdeka untuk sumber daya manusia unggul.

KOMPAS.com - Program Kampus Merdeka yang diinisiasi Kemendikbud Ristek merupakan salah satu kebijakan yang bertujuan mendorong proses pembelajaran semakin fleksibel, inovatif, dan tidak mengekang serta disesuikan dengan kebutuhan masing-masing perguruan tinggi.

Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) tentu sangat menguntungkan bagi mahasiswa sehingga mahasiswa mampu meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhannya.

Sementara itu distribusi mata kuliah yang dipilih menjadi lebih simpel karena beberapa mata kuliah yang diajarkan sudah terkognisi dengan kegiatan MBKM. Dengan demikian, program MBKM sudah seharusnya disambut baik oleh semua Perguruan Tinggi.

Kebijakan ini juga akan menguntungkan perguruan tinggi, sebab dalam kebijakan kampus merdeka terdapat empat pokok kebijakan, di antaranya;

  • kemudahan pembukaan program studi baru,
  • perubahan sistem akreditasi,
  • kemudahan perguruan tinggi negeri berbadan hukum, serta
  • hak belajar mahasiswa selama tiga semester di luar program studi.

Keempat pokok kebijakan ini tentu akan dirasakan langsung oleh mahasiswa, terutama pada pokok keempat yakni setiap mahasiwa mempunyai hak untuk belajar diluar program studi selama 3 semester yang tentunya dengan prosedur dan regulasi yang telah ditentukan.

Kebijakan Kampus Merdeka tentu bukan tanpa alasan, melainkan sebagai bentuk upaya menuju Indonesia Maju dengan prinsip tetap berpedoman pada capaian lulusan program studi tersebut.

Baca juga: Cerita Daniya Kuliah Gratis di Irlandia Lewat Program Kampus Merdeka

 

Dengan demikian mahasiswa mampu meningkatkan soft skills dan hard skills agar lebih siap dalam dunia luar sebagai pemimpin bangsa mendatang.

Dalam mengukur keberhasilan kampus merdeka tentu harus mempunyai indikator. Salah satunya yakni meratanya partisipasi mahasiswa dalam pendidikan Indonesia, pembelajaran yang efektif, dan tidak adanya ketertinggalan.

Indikator keberhasilan Merdeka Belajar

Kebijakan tanpa adanya indikator untuk mengukur keberhasilan, tentu akan menjadi kebijakan yang sia-sia.

Yang harus diperhatikan ialah pertama, perbaikan infrastruktur dan teknologi pendidikan. Infrastruktur kelas tentu harus lebih baik sebagai bentuk perkembangan zaman sementara dalam platform teknologi pendidikan harus terus diupayakan agar tidak tertinggal.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.