Kompas.com - 28/09/2021, 10:09 WIB
Ilustrasi hentikan tindakan perundungan (bullying). FREEPIK/JCOMPIlustrasi hentikan tindakan perundungan (bullying).
|

KOMPAS.com - Sejak dahulu, sebenarnya sudah ada bentuk perundungan. Namun kini istilah kerennya disebut sebagai bullying.

Biasanya, perundungan dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain.

Tentu tujuannya adalah untuk menyakiti orang tersebut dan bahkan dilakukan secara terus menerus. Perundungan biasanya terjadi di kalangan anak, remaja maupun dewasa.

Baca juga: Siswa SMP Rentan Cyber Bullying, Ini 10 Ragam Perilakunya

Bagi siswa sekolah, sebaiknya menghindari perbuatan merundung. Karena, perilaku perundungan ada yang tergolong perbuatan kriminal dan ada sanksi beratnya.

Bentuk-bentuk bullying

Melansir laman Direktorat SMP Kemendikbud Ristek, berikut ini macam perilaku perundungan yang tergolong perbuatan kriminal:

1. Perundungan fisik

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Tindakan asusila

3. Diskriminasi SARA

4. Penghinaan, pemalakan atau pemerasan

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang menyatakan bahwa setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan atau turut serta melakukan kekerasan terhadap anak.

Baca juga: Mahasiswa UNY Rancang Buku Saku Cegah Bullying

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.