Misbah Fikrianto

Deputi Direktur Administrasi SEAMEO QITEP IN LANGUAGE, Kemendikbud Ristek.

Kampus Merdeka, Prestasi, dan Manajemen Talenta Wujudkan SDM Unggul Berkarakter

Kompas.com - 23/09/2021, 20:37 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

KOMPAS.com - Mewujudkan SDM unggul dan berkarakter merupakan program prioritas nasional. SDM unggul dan berkarakter dapat dibentuk salah satunya dengan mendorong pencapaian prestasi dan membuat manajemen talenta sesuai dengan bidangnya.

Apakah kita menjadi bagian yang membangun prestasi dan mengembangkan talenta?

Kita menjawabnya dengan langkah konkret untuk melaksanakan berbagai kegiatan yang mendukung pencapaian prestasi dan manajemen talenta.

Kita harus memberikan contoh nyata, seperti melakukan pembinaan, pengembangan, dan berbagai upaya langsung ke siswa di Indonesia.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah membentuk Pusat Prestasi Nasional (Permendikbud 45 Tahun 2019 dan diubah menjadi Permendikbudristek nomor 28 Tahun 2021 Pasal 297) yang mempunyai tugas melaksanakan penyiapan kebijakan teknis dan pelaksanaan di bidang Pengembangan Prestasi dan Manajemen Talenta.

Perluasan tusi dengan memadukan Prestasi dan Manajemen Talenta ini menjadi program strategis untuk menyiapkan SDM unggul dan berkarakter. Program Manajemen Talenta dengan berbagai pendekatan dan bidangnya dapat mempercepat dan memfasilitasi pembentukan SDM.

Menurut Zaenal Arifin (2012:3) Prestasi adalah hasil dari kemampuan, keterampilan, dan sikap seseorang dalam menyelesaikan berbagai hal. Prestasi mahasiswa harus dikembangkan secara utuh, baik akademik dan non-akademik.

Baca juga: Kampus Merdeka dan Otonomi Perguruan Tinggi

Kebijakan Kampus Merdeka

Kemendikbud Ristek sudah mengeluarkan paket kebijakan, salah satunya Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Salah satu dalam Kebijakan Kampus Merdeka, yaitu memberikan hak kepada mahasiswa untuk belajar selama 3 semester di luar program studinya.

Hak tersebut sebagai bentuk apresiasi dan memberikan wahana untuk menambah pengalaman serta pengayaan dari lintas program studi di perguruan tinggi masing-masing maupun lintas perguruan tinggi.

Berdasarkan Permendikbud nomor 3 tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, beberapa bentuk pembelajaran lainnya, diantaranya; praktik kerja, wirausaha, penelitian, proyek desa, proyek kemanusiaan, pertukaran pelajar, dan lainnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.