Kompas.com - 16/09/2021, 06:31 WIB
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas Humas Kementerian AgamaMenteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di madrasah, pondok pesantren, dan Perguruan Tinggi Keagamaan sudah mulai berjalan.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menjelaskan, pelaksanaan PTM terbatas itu disesuaikan dengan SKB 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun 2020/2021dan tahun akademik 2021/2021 di masa pandemi Covid-19.

Baca juga: PTM Terbatas, Nadiem Makarim: Hanya Boleh Diisi 25 Mahasiswa

"Proses belajar mengajar di madrasah, pondok pesantren, serta Perguruan Tinggi Keagamaan dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam mengacu pada panduan pembelajaran SKB 4 Menteri. Semua berjalan sesuai protokol kesehatan," kata dia melansir laman Kementerian Agama (Kemenag), Kamis (16/9/2021).

Secara umum, sebut dia, proses PTM terbatas, baik di madrasah, pondok pesantren, dan Perguruan Tinggi Keagamaan sudah siap menjalankan.

"Kami minta Kepala Kantor Kemenag tetap harus berkoordinasi dengan Pemda setempat. Dan ini terus berjalan baik," ujar Menag Yaqut.

Menag Yaqut menyampaikan, Kemenag terus mendorong jalannya vaksinasi kepada siswa madrasah, pondok pesantren, serta tenaga pendidik dan kependidikan di Perguruan Tinggi Keagamaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita terus dorong berjalannya vaksinasi ini. Karena pesantren kebanyakan di bawah ormas keagamaan, kita jalin kerjasama dengan baik," kata Menag Yaqut.

Dengan menggandeng ormas keagamaan, dia meyakini proses vaksinasi akan bisa lebih cepat terlaksanakan.

"Kita akan mempercepat vaksinasi bagi siswa, guru, dosen, tenaga pendidik dan kependidikan baik madrasah, pondok pesantren, dan perguruan tinggi keagamaan. Mudah-mudahan akhir September ini sudah selesai," sebut Menag Yaqut.

Baca juga: Mendikbud Ristek: Pelaksanaan PTM Terbatas di Yogyakarta Berjalan Baik

Pesan Jokowi terkait PTM terbatas

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah menyatakan, para pelajar bisa menjalankan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di sekolah, apabila sudah divaksin Covid-19.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.