Kompas.com - 16/09/2021, 06:01 WIB
Mendikbud Ristek Nadiem Makarim saat bermalam di rumah Ibu Guru Nuri (14/9/2021) usai meninjau pelaksanaan PTM terbatas di beberapa sekolah Surakarta, Jawa Tengah. DOK. KEMENDIKBUD RISTEKMendikbud Ristek Nadiem Makarim saat bermalam di rumah Ibu Guru Nuri (14/9/2021) usai meninjau pelaksanaan PTM terbatas di beberapa sekolah Surakarta, Jawa Tengah.
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Makarim menekankan urgensi penuntasan vaksinasi Covid-19 untuk guru dan tenaga kependidikan.

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penuntasan Vaksinasi Covid-19 Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) dengan pemerintah daerah (Pemda), Rabu (15/9/2021).

Baca juga: PTM Terbatas, Nadiem Makarim: Hanya Boleh Diisi 25 Mahasiswa

Dia mengatakan, penuntasan vaksinasi Covid-19 untuk PTK bisa mendorong penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Pemerintah pusat, dalam hal ini Kemendikbudristek dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau Pemda untuk melakukan penuntasan vaksinasi pendidik (guru) dan tenaga kependidikan serta mendukung pelaksanaan PTM terbatas.

"Vaksinasi pendidik (guru) dan tenaga kependidikan bukan syarat PTM terbatas. Jika sekolah berada di wilayah PPKM level 1 sampai 3, PTM terbatas dapat dilaksanakan," kata dia melansir laman Kemendikbud Ristek, Kamis (16/9/2021).

Dia mengaku, meski guru dan tenaga kependidikan di suatu sekolah sudah divaksinasi, sekolah tetap wajib memberikan opsi PTM terbatas dan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Orangtua, sebut dia, tetap berhak menjadi penentu metode pembelajaran terbaik bagi anaknya,” tegas Mendikbudristek.

Sampai saat ini, kata Menteri Nadiem, baru 40 persen satuan pendidikan di daerah dengan PPKM level 1, 2, dan 3, yang telah menyelenggarakan PTM terbatas.

Baca juga: Nadiem Makarim Tekankan 3 Hal dalam Pelaksanaan PTM Terbatas

Angka itu menjadi sebuah perbedaan yang besar, di mana ada 95 persen satuan pendidikan yang sebenarnya bisa menjalankan PTM terbatas.

Terlepas adanya advokasi dari empat kementerian dan Satgas Covid-19 nasional, kendala terbesar pelaksanaan PTM terbatas adalah belum diberikannya izin oleh Pemda.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.