Kompas.com - 09/09/2021, 16:06 WIB
Penyanyi dangdut Saipul Jamil mengaku mengalami kerugian usai diboikot masyarakat. KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISIPenyanyi dangdut Saipul Jamil mengaku mengalami kerugian usai diboikot masyarakat.
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Baru-baru ini, publik tengah ramai membahas tentang kemunculan kembali Saipul Jamil setelah lima tahun mendekam di penjara karena kasus pelecehan seksual.

Pasalnya, kebebasan pedangdut yang biasa disapa Ipul itu disambut meriah dengan kalungan bunga dan wajahnya kembali menghiasi beberapa acara talkshow televisi (TV).

Baca juga: Kasus KPI Pusat, Pakar Unair: Semua Bisa Jadi Korban Kekerasan Seksual

Melihat euforia tersebut, tidak sedikit masyarakat yang mengkritik bahwa penyambutannya itu tidak beretika.

Merespons kegaduhan tersebut, salah seorang pakar komunikasi FISIP Unair, Prof. Rachma Ida memberikan tanggapannya dari perspektif media.

Dia menyebut, ada empat hal yang menjadi perhatian terhadap ramainya pembicaraan tentang Saipul Jamil.

Pertama, terkait Saipul Jami disanjung-sanjung pasca bebas dari penjara, hal itu menjadi bukti dirinya memiliki banyak fans.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketika sudah menjadi fandom, maka biasanya fans tidak ambil pusing terhadap segala hal yang dilakukan oleh idolanya, meskipun perbuatannya itu keliru.

"Yang menjadi bahaya dari fansholic adalah orang-orang tidak bisa melihat secara objektif terhadap suatu fenomena karena rasa "kegilaannya" sudah besar," ungkap dia.

Poin kedua yang menjadi perhatian adalah pengalungan bunga kepada Saipul Jamil saat keluar dari penjara.

Menurut dia, tindakan itu merupakan bentuk euforia atau luapan kegembiraan fans atas kerinduannya selama Saipul Jamil di penjara.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.