Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 07/09/2021, 17:33 WIB
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Diponegoro (Undip) Budiyono mengatakan, semakin turunnya level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan landainya jumlah penderita Covid-19, diharapkan tidak membuat lengah masyarakat dan pemerintah.

Menurut Budiyono, kebijakan PPKM dinilai sebagai edukasi kepada masyarakat. Dia mengkhawatirkan munculnya varian baru jika masyarakat lengah menyikapi turunnya level PPKM di sejumlah daerah.

"Di satu sisi, kendornya masyarakat dan pengawasan pemerintah bisa menyebabkan naiknya angka Covid-19 kembali terjadi. Karena itu masyarakat perlu waspada, jangan lengah," terang Budiyono seperti dikutip dari laman Undip, Selasa (7/9/2021).

Budiyono menerangkan, kesadaran menggunakan masker di masyarakat masih kurang. Karena itu komitmen untuk tetap menjalankan 3 M yakni mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan memakai masker.

Baca juga: Mahasiswa Unnes Bikin Aplikasi Unik Bantu Pedagang Pasar dan IRT

Kemungkinan munculnya varian baru

Budiyono mengingatkan, kemunculan varian baru nantinya bisa menjadikan pandemi atau wabah menjadi endemi Covid-19. Endemi adalah penyakit yang muncul dan menjadi karakteristik di wilayah tertentu karena mutasi virus atau bakteri penyebabnya.

Untuk mempertahankan hidup, virus akan terus bermutasi dengan berubah menjadi varian baru. Di satu sisi, masyarakat belum semuanya memperoleh vaksinasi Covid-19 dan di sisi lain virus terus bermutasi.

"Untuk mencapai herd immunity distribusi vaksin perlu dimaksimalkan. Termasuk cakupan pemberiannya yang masih ada pembatasan usia," tandas Budiyono.

Secara teoritis, kekebalan tubuh seseorang bisa diperoleh dari vaksinasi atau karena orang pernah terkena Covid-19. Namun kekebalan ini tidak bersifat permanen dalam memberikan perlindungan.

"Karena varian akan terus muncul dan virus akan terus berdadaptasi, maka manusiapun harus siap dan jangan lengah, karena semua itu tidak bisa mencegah manusia untuk terinfeksi," ungkap Budiyono.

Baca juga: YouTuber Jovial da Lopez Bagikan Tips Raih Beasiswa

Budiyono menekankan, faktor sosial menjadi hal yang sangat penting dalam menghadapi Covid-19.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+