Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mahasiswa UPN Jogja Inovasi Cangkang Kerang Jadi Pupuk Organik

Kompas.com - 05/09/2021, 10:46 WIB
Albertus Adit

Penulis

KOMPAS.com - Salah satu menu andalan restoran yang menyajikan hidangan laut ialah menu kerang. Tentu karena kerang memiliki rasa khas yang gurih juga bergizi.

Jenis kerang yang biasa digemari atau disantap salah satunya yaitu kerang dara. Makanan laut ini bisa diolah menjadi berbagai hidangan lezat menggungah selera, tak heran jika permintaan kerang dara semakin meningkat.

Seiring dengan meningkatnya konsumsi kerang dara mengakibatkan bertambahnya limbah cangkang yang dihasilkan. Limbah cangkang ini biasanya hanya diolah menjadi souvenir oleh para pengrajin atau dibuang.

Baca juga: Mahasiswa Unsoed Inovasi Sekam Padi Jadi Pelapis Anti-air Masker Kain

Namun, ditangan mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta (UPN Jogja) yang tergabung dalam tim PKM UPNVY limbah cangkang kerang dara diubah menjadi pupuk organik cair Lofagra atau Liquid Organic Fertilizer Anadara Granosa yang bernilai ekonomis.

Adapun mahasiswa itu ialah Fernanda Ghifary Listianto, (Ilmu Tanah 2018), Ayu Kartika (Agroteknologi 2018), Virga Aulia Nasikhah Putri (Agroteknologi 2018), Betha Heksa Aryani (Agroteknologi 2020), dan Risma Annisa Br M (Agribisnis 2020).

Banyak limbah cangkang kerang

Menurut anggota tim, Fernanda, salah satu anggota kelompok tinggal Tanjungbalai, Sumatera Utara daerah pesisir pantai, banyak cangkang dari bekas tangkapan nelayan dan rumah makan.

Setiap bulannya limbah cangkang yang dihasilkan sebanyak 7.020 kg atau sekitar 84 ton per tahun.

"Kemudian kami diskusikan di kelompok lalu jadilah pupuk ini," ujar Fernanda seperti dikutip dari laman UPN Jogja, Kamis (2/9/2021).

Dijelaskan, cangkang kerang dara (Anadara Granosa), mengandung Kalsium (Ca) dan Posfor (P) yang baik untuk pertumbuhan tanaman.

Jika dikombinasikan dengan bioaktivator, molase, dan air kelapa dapat menghasilkan pupuk cair organik yang kaya manfaat bagi tanaman.

Untuk manfaat dari pupuk organik ini ialah:

1. dapat membantu merangsang pertumbuhan tanaman

2. meningkatkan kesuburan tanah

3. meningkatkan hasil pertanian

4. ramah lingkungan

Baca juga: Sendok Garpu dari Limbah Jagung Inovasi Mahasiswa Unsoed Ini Bisa Dimakan

Selain bermanfaat untuk tanaman, pupuk ini juga bernilai ekonomis.

Produk pupuk cair ini dikemas dalam botol ukuran 500–1.000 ml dan dipasarkan dengan harga sekitar Rp 29 ribu – Rp 47 ribu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com