Kompas.com - 02/09/2021, 08:36 WIB
Presiden Joko Widodo saat mengumumkan perpanjangan PPKM dengan sejumlah daerah yang kini turun level hingga 30 Agustus 2021, Senin (23/8/2021). YouTube/Sekretariat PresidenPresiden Joko Widodo saat mengumumkan perpanjangan PPKM dengan sejumlah daerah yang kini turun level hingga 30 Agustus 2021, Senin (23/8/2021).
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengajak IPB menjadi kampus pelopor inovasi di Indonesia.

Hal itu disampaikannya dalam Peringatan Dies Natalis ke-58 IPB yang digelar secara daring, Rabu (1/9/2021).

Baca juga: Pakar IPB: 75 Persen Penduduk Indonesia Aktif Gunakan Internet

"Di masa pandemi seperti sekarang ini, kita melihat dan merasakan pentingnya inovasi untuk keluar lebih cepat dari persoalan dan keluar dari persaingan," ucap Jokowi, dilansir dari laman IPB.

Dia menegaskan, inovasi sangat penting karena saat ini masyarakat global menghadapi tren pertanian 4.0 dan tantangan pembangunan pertanian maupun pangan semakin kompleks.

"Pemerintah terus berupaya untuk mengubah mindset petani dari pertanian tradisional ke pertanian modern, smart farming, terus mengembangkan dan melakukan inovasi dalam pengembangan teknologi produksi dan sistem distribusi," tambah dia.

Dia mengajak semua sivitas akademika IPB untuk menjadikan kampusnya sebagai kampus pelopor inovasi.

Dengan begitu, bisa menciptakan ruang yang semakin nyaman bagi pemikiran dan karya-karya inovatif.

"IPB harus terus menemukan inovasi yang memberikan solusi cerdas bagi masyarakat, khususnya peningkatan kesejahteraan petani, serta memperkuat hilirisasi riset dan inovasi dengan membangun jalinan yang kuat bersama dunia industri," ungkap dia.

Dia menambahkan, dengan cara itu, IPB akan terus menjadi garda terdepan dalam penyelesaian masalah pangan dan pertanian di Indonesia.

Baca juga: Rektor Unair Titipkan 4 Pesan ke Mahasiswa Baru

IPB juga dapat berkontribusi menghasilkan smart shortcut di bidang pertanian dan pangan sehingga Indonesia dapat berdikari di bidang pertanian dan pangan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.