Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 18/08/2021, 21:33 WIB

KOMPAS.com - Mendorong percepatan kemerdekaan energi baru dan terbarukan, pendidikan vokasi didorong melakukan link and match dengan dunia industri. Dengan energi bersih, baru dan terbarukan, diyakini Indonesia akan memiliki kemandirian dan daya saing lebih kuat. 

Pesan dalam nuansa HUT Kemerdekaan ke-76 RI ini disampaikan Dirjen Vokasi, Wikan Sakarinto saat menyaksikan penandatanganan kerja sama Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada dan SUN Energy, pengembang proyek sistem tenaga surya di Indonesia, secara daring pada 18 Agustus 2021.

Wikan menegaskan, target nasional bauran energi sebesar 23 persen harus didukung dengan link and match antara dunia pendidikan dan dunia industri.

“Urgensi penggunaan energi baru terbarukan sudah sangat terasa di Indonesia. Melalui kerjasama yang diinisiasi SUN Energy dan SV UGM, kami berharap bisa dilakukan dengan 2.200 institusi lainnya, mulai dari universitas, Iinstitut, dan politeknik," ujar Wikan.

Ia menambahkan, "kerjasama ini wujud nyata link and match antara industri dengan institusi pendidikan serta sebagai center of excellence dan project based learning bagi dosen dan mahasiswa untuk belajar langsung dari kasus nyata di industri.” 

Ke depan, Wikan menjelaskan, berbagai bentuk link and match untuk mewujudkan kemerdekaan energi dapat dilakukan antara lain; penelitian/riset bersama, project base learning, dosen tamu dari praktisi industri, hingga magang serta penyerapan tenaga kerja.

"Semoga kita bisa menyediakan ekosistem SDM yang unggul, kompeten dan terampil untuk EBT (energi baru terbarukan) ini," harap Wikan.  

Baca juga: Staf Khusus Jokowi: Pendidikan Vokasi Solusi Masalah Pengangguran

 

Membangun ekosistem EBT

Dalam kesempatan sama, Agus Maryono, Dekan Sekolah Vokasi UGM (SV UGM), mengharapkan kerja sama antara SV UGM dan SUN Energy sesuai Tridharma perguruan tinggi dapat dilaksanakan secepatnya di tahun ini.

Sinergi tri dharma perguruan tinggi yang dimaksud di antaranya kegiatan belajar mengajar yang menghadirkan dosen praktisi dari SUN Energy untuk mendukung pengembangan kurikulum baru mengenai energi baru dan terbarukan.

Selain itu juga dilaksanakan pelaksanaan program pengabdian masyarakatdi beberapa desa, hingga penelitian teknologi tenaga surya yang diharapkan bisa mencetak lulusan berkualitas dan siap kerja di industri masa depan.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+