Kompas.com - 14/08/2021, 10:40 WIB
Pada pembelajaran tatap muka terbatas atau belajar dari rumah, siswa SDN 131/IV Kota Jambi difasilitasi untuk belajar aktif dan lebih banyak berpraktik. DOK. TANOTO FOUNDATIONPada pembelajaran tatap muka terbatas atau belajar dari rumah, siswa SDN 131/IV Kota Jambi difasilitasi untuk belajar aktif dan lebih banyak berpraktik.
|

KOMPAS.com - Selama setahun lebih ini, siswa masih ikut Belajar Dari Rumah (BDR). Tentu semua karena pandemi Covid-19 yang belum mereda.

Dari survey yang dilakukan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) 2020 pada pelaksanaan BDR, ternyata 85,90 persen siswa SD melaksanakan BDR dengan cara mengerjakan soal-soal dari guru.

Baca juga: Perang Diponegoro, Siswa Harus Paham

Pusat Penelitian dan Kebijakan Kemendikbud Ristek menilai bahwa metode pembelajaran seperti ini tidak interaktif. Hal ini karena dapat:

1. menurunkan interaksi peserta didik dengan guru

2. peserta didik kesulitan memahami pelajaran

3. dapat menurunkan motivasi belajar

Melansir akun Instagram Direktorat SD Kemendikbud Ristek, Jumat (13/8/2020), seperti ini cara-cara siswa SD ikut BDR dari survey Kemendikbud Ristek:

1. Mengerjakan soal-soal dari guru: 85,90 persen

2. Belajar dari TV: 62,70 persen

3. Belajar dari buku teks pelajaran: 53,40 persen

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.