Kompas.com - 10/08/2021, 19:16 WIB
Ilustrasi anak-anak. UNSPLASHIlustrasi anak-anak.
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Kasus diare pada balita maupun anak-anak di Indonesia masih terbilang banyak.

Ditambah dengan rasa pahit yang mengakibatkan penderita tidak mau mengkonsumsi obat diare.

Oleh karena itu, lima mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Unair membuat inovasi alternatif obat diare untuk anak-anak dengan bahan dasar ekstrak gonad atau alat kelamin landak laut dalam bentuk Konyaku Jeli.

Baca juga: Pro dan Kontra Vaksin Covid-19 untuk Anak, Ini Kata Pakar Unair

Kelima mahasiswa itu adalah Sabilla Maidhyana, Diza Ardifianti, Savitri Shabira Dewanthy, Muhammad Faudzil Adhim, dan Ahmad Fauzan Alwi.

Mereka berlima lolos pendanaan dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) Kemendikbud Ristek 2021.

"Diare lebih sering terjadi pada anak berusia dua tahun karena usus anak-anak sangat peka terutama pada tahun-tahun pertama dan kedua," kata Sabila selaku Ketua Tim, melansir laman Unair, Selasa (10/8/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Awalnya, lanjut Sabila, ide tersebut berkaitan dengan studi yang mereka tempuh terkait perikanan.

Dia mengaku, ekstrak gonad landak laut mengandung antibakteri penyebab diare.

Baca juga: Dosen Unair Beri 5 Tips Merawat Kulit di Masa Pandemi Covid-19

Salah satu bakterinya, yakni Escherichia coli.

"Ide tim kami berdasarkan penelitian bahwa ekstrak gonad landak laut memiliki aktivitas antibakteri tertinggi dan memiliki zona hambat terhadap bakteri Escherichia coli," ungkap dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.