Kompas.com - 05/08/2021, 19:41 WIB
Ilustrasi beras. FREEPIK/JCOMPIlustrasi beras.
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Salah satu mahasiswa Departemen Teknologi Hasil Ternak Fakultas Peternakan IPB, yakni Bayu Aji Pangestu meraup puluhan juta per bulan dengan cara menjalankan bisnis beras.

Produk yang dikembangkan Bayu bernama Beras Sahalam.

Baca juga: IPB Perguruan Tinggi Terbaik Indonesia Kedua Versi Webometrics 2021

Menurut dia, berbisnis di bidang bahan pokok ini disebut sebagai bisnis yang tidak akan pernah mati peminatnya.

Hal ini karena sebagian besar masyarakat Indonesia menjadikan beras sebagai makanan pokok sehari-harinya.

Bayu mengaku Beras Sahalam didirikannya pada Februari 2021 di Bogor.

Beras Sahalam cukup banyak diminati konsumen terutama di daerah Jabodetabek.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dari Beras Sahalam, saya berhasil mendapatkan keuntungan yang cukup besar. Per bulan sekitar Rp 45 juta dengan penjualan rata-rata mencapai 6 ton lebih," kata dia melansir laman IPB, Kamis (5/8/2021).

Selain bisnis Beras Sahalam, dia juga sudah menjalankan bisnis startup di bidang distribusi daging ayam broiler sejak 2018.

Nama platform distribusi ayam broiler ini adalah Smartkandang.com.

Area layanan distribusi daging ayam broiler, seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Banyuwangi dan Banjarbaru.

Baca juga: Ahli Gizi UGM: Ini Jenis Makanan Dikonsumsi dan Dihindari Saat Isoman

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.