Kompas.com - 04/08/2021, 20:55 WIB
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim  memaparkan program bantuan lanjutan kuota data internet untuk bulan September, Oktober, dan November 2021, dalam konferensi pers virtual yang digelar pada Rabu (4/8/2021). KOMPAS.com/ KEVIN RIZKY PRATAMAMenteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim memaparkan program bantuan lanjutan kuota data internet untuk bulan September, Oktober, dan November 2021, dalam konferensi pers virtual yang digelar pada Rabu (4/8/2021).
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) memberikan respon atas keluhan para mahasiswa yang perekonomian keluarganya terdampak pandemi Covid-19.

Kemendikbud Ristek mengambil langkah dengan memberikan skema lanjutan bantuan baik berupa kuota data internet dan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, mulai bulan September, Oktober dan November 2021, Kemendikbud Ristek akan menyalurkan Rp 2,3 triliun untuk bantuan kuota data internet kepada 26,8 juta siswa, mahasiswa, guru dan dosen.

Nadiem mengaku, Kemendikbud Ristek mendengar keluhan dari banyak mahasisa karena dampak ekonomi adanya pandemi Covid-19. Kemendikbud Ristek merespon dengan bantuan UKT yang dilanjutkan pada tahun 2021.

Baca juga: Kisah Syafiq, Mahasiswa Jadi Relawan Penjemput Jenazah Covid-19

Kemendikbud Ristek siapkan dana Rp 745 miliar

Mulai bulan September 2021, Kemendikbud Ristek akan menyalurkan Rp 745 miliar untuk lanjutan bantuan UKT bagi mahasiswa yang terdampak pandemi Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Bantuan UKT diberikan sesuai besaran UKT dengan batas maksimal 2,4 juta per mahasiswa," ujar Nadiem dalam acara peresmian Lanjutan Bantuan Kuota Data Internet dan Bantuan Uang Kuliah Tunggal Tahun 2021 yang diadakan secara virtual, Rabu (4/8/2021).

Nadiem menjelaskan, jika besaran UKT lebih besar di dalam sekolah atau prodi tertentu maka selisih uang UKT akan menjadi kebijakan perguruan tinggi sesuai dengan kondisi mahasiswa.

"Bantuan UKT Kemendikbud Ristek ini bagi mahasiswa yang sedang aktif kuliah dan bukan penerima bantuan lainnya seperti KIP Kuliah atau Beasiswa Bidikmisi," kata Nadiem.

Baca juga: Siswa, Ini Lho 5 Fakta Menarik tentang Bahasa Indonesia

Nadiem menegaskan, bantuan UKT Kemendikbud Ristek ini khusus bagi mahasiswa yang belum menerima bantuan pembayaran UKT.

Selain itu kondisi keuangan keluarganya membutuhkan bantuan UKT untuk semester ganjil 2021.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.