Kompas.com - 04/08/2021, 20:45 WIB
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim  memaparkan program bantuan lanjutan kuota data internet untuk bulan September, Oktober, dan November 2021, dalam konferensi pers virtual yang digelar pada Rabu (4/8/2021). KOMPAS.com/ KEVIN RIZKY PRATAMAMenteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim memaparkan program bantuan lanjutan kuota data internet untuk bulan September, Oktober, dan November 2021, dalam konferensi pers virtual yang digelar pada Rabu (4/8/2021).
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Sejak adanya pandemi Covid-19 di Indonesia, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) langsung meluncurkan bantuan dan sejumlah program strategis.

Bantuan dan kebijakan ini tentunya untuk mendukung baik siswa dan guru di semua jenjang pendidikan dalam menjalani belajar secara online.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim menerangkan, Kemendikbud Ristek langsung menyusun kurikulum darurat yang menurunkan beban siswa dan guru sehingga tidak harus mencapai ketuntasan belajar.

Baca juga: Siswa, Ini Lho 5 Fakta Menarik tentang Bahasa Indonesia

Kebijakan Kemendikbud Ristek selama pandemi Covid-19

Guru bisa fokus pada numerasi, literasi dan karakter para peserta didik.

"Kami juga memberikan relaksasi pembelanjaan dana BOS dan BOP PAUD. Sehingga sekolah lebih leluasa dalam memanfaatkan dana bantuan," terang Nadiem dalam acara peresmian Lanjutan Bantuan Kuota Data Internet dan Bantuan Uang Kuliah Tunggal Tahun 2021 yang diadakan secara virtual, Rabu (4/8/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemendikbud Ristek juga memberi keleluasaan dalam distribusi modul pembelajaran bisa dilakukan secara offline bagi daerah yang sulit melaksanakan PJJ karena masalah internet dan lain-lain.

"Semua ini dilakukan untuk memastikan anak-anak Indonesia tetap belajar di tengah semua keterbatasan," tegas Nadiem.

Baca juga: 5 jurusan Ini Bisa Mengasah Kemampuan Menulis

Nadiem menambahkan, selama tahun 2020 dan 2021, Kemendikbud Ristek sudah menyalurkan bantuan Rp 13,2 triliun dan menerjunkan lebih dari 50.000 relawan mahasiswa dalam rangka penanganan Covid-19.

Bantuan yang diberikan Kemendikbud Ristek meliputi:

1. Bantuan subsidi kuota dengan total anggaran Rp 6,8 triliun. Bantuan kuota data internet telah diterima 26,8 juta penerima di tahun 2021 dan 35,6 juta di tahun 2020.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.