Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/07/2021, 13:37 WIB
|

KOMPAS.com - Indonesia kaya akan sumber daya alam. Termasuk sumber daya alam yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk konsumsi sehari-hari.

Sejak dulu, masyarakat Indonesia terbiasa dengan makanan utama nasi. Namun untuk mengurangi krisis makanan akibat ledakan populasi di masa depan, tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengkampanyekan bahan makanan pokok lainnya pengganti nasi atau beras.

Mereka mengkampanyekan penggunaan umbi porang sebagai pengganti padi. Tanaman porang adalah tanaman umbi-umbian dengan nama latin Amorphophallus muelleri

Di beberapa daerah di Jawa, tanaman Porang juga dikenal dengan nama iles-iles.

Baca juga: Perusahaan Farmasi Ini Buka Lowongan Kerja Lulusan S1, Yuk Daftar

Kampanyekan umbi porang sebagai pengganti nasi

Ide mahasiswa UMM ini juga diikutsertakan pada Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) Gagasan Futuristik Kontekstual (GFK) dan lolos pada tahap pendanaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Ditjen Dikti Kemendikbud Ristek).

Salah satu anggota tim, Chrisna Chandra Eka Iriawan menjelaskan, lahan dan sumber makanan akan semakin berkurang jika populasi penduduk semakin bertambah di masa datang.

Untuk mengatasi permasalahan lahan, tim PKM-GFK ini mencari berbagai bahan baku yang mungkin bisa menjadi alternatif pengganti padi.

"Tim kami akhirnya menemukan pengganti padi yang ideal yaitu beras analog yang berasal dari umbi porang," terang Chrisna Chandra Eka Iriawan seperti dikutip dari laman UMM, Sabtu (24/7/2021).

Baca juga: Ribuan Peserta Ikuti Seleksi Mandiri Unnes, Ini 10 Prodi Favoritnya

Keunggulan umbi porang

Menurut Chrisna Chandra, umbi jenis ini sangat mudah ditanam dan dilestarikan. Bahan makanan ini juga tidak memakan banyak tempat. Sehingga tidak akan sulit untuk dibudidayakan.

Mahasiswa Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) ini menambahkan, hasil akhir dari PKM-GFK yang dikerjakannya berupa sebuah video sosialisasi bagi masyarakat.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+