Kompas.com - 21/07/2021, 21:30 WIB
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro sempat menjadi sorotan lantaran merangkap jabatan sebagai Wakil Komisaris Utama/Independen di PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Hal ini terungkap setelah Rektorat UI memanggil sejumlah pengurus BEM UI yang diduga terlibat dalam penerbitan unggahan kritik poster BEM UI di media sosial yang bertajuk "Jokowi: The King of Lip Service".

Baca juga: Dosen Psikologi UI: Mahasiswa Rentan Depresi dan Stres

Rangkap jabatan Ari Kuncoro sebagai Rektor UI dan Wakil Komisaris Bank BRI dinilai sebagai pelanggaran atas Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 68 Tahun 2013 tentang Statuta UI.

Pasalnya, beleid tersebut melarang Rektor UI merangkap jabatan pejabat di perusahaan pelat merah.

Setelah isu itu lama menghilang, Rektor UI kembali menjadi sorotan publik. Karena, pemerintah merevisi PP 68/2013 tentang Statuta UI.

Kini, pemerintah telah merevisi Statuta UI dengan aturan PP Nomor 75 Tahun 2021.

Aturan sebelumnya, Rektor dilarang merangkap jabatan sebagai pejabat perusahaan BUMN/BUMND.

Sedangkan aturan yang baru menegaskan, bahwa rangkap jabatan di BUMN/BUMD hanya dilarang untuk jabatan direksi.

Artinya, ada celah untuk rangkap jabatan di posisi lain.

Baca juga: Simak UI Tawarkan 74 Prodi di Gelombang Kedua

Jika masih penasaran dengan sosok Ari Kuncoro, mari simak profil lengkapnya.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.