Kompas.com - 13/07/2021, 13:41 WIB
Ilustrasi fintech nakal atau pinjaman online nakal ShutterstockIlustrasi fintech nakal atau pinjaman online nakal
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Belakangan ini pinjaman online (pinjol) begitu diminati masyarakat karena kemudahannya mendapat pinjaman secara cepat.

Adanya hal itu langsung ditanggapi oleh Guru Besar Sosiologi Ekonomi Universitas Airlangga (Unair), Prof. Bagong Suyanto.

Baca juga: Guru Besar IPB: Orang Selalu Menolong Bisa Punya Umur Panjang

Menurut dia, fleksibilitas dari pinjaman online bisa jadi salah satu penyebab terkuat digemarinya layanan keuangan ini.

"Lembaga keuangan informal, termasuk pinjaman online, memiliki fleksibilitas yang lebih tinggi, misalnya sistem pembayaran cicilan yang beragam, dan adanya toleransi peminjam yang tidak memiliki jaminan atau agunan," kata dia melansir laman Unair, Selasa (13/7/2021).

Namun, kata dia, kemudahan itu kerap kali menjerumuskan peminjam ke dalam jeratan pinjol.

"Meskipun pinjaman online memiliki aturan tertulis, namun dalam praktiknya lebih banyak lembaga yang bersifat terlalu fleksibel, sehingga dari sisi substansi sebetulnya tidak beda dari rentenir," ucap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dibalik kemudahan dalam meminjam uang, sebut dia, ternyata jika tidak waspada, jeratan sudah menunggu di depan mata peminjam.

Kadang, sebut dia, masyarakat sebagai peminjam lupa ada konsekuensi atau syarat yang harus dipenuhi.

Baca juga: Dokter Spesialis Mata Unair: Ini Dampak Anak Tunda Pakai Kacamata

"Bisa saja nasabah meminjamnya Rp 5 juta, tapi kewajiban bayarnya Rp 500 juta akibat menunggak akibat lupa atau telat bayar," jelas dia.

Dari hal-hal seperti itu, lanjut dia, biasanya tidak dipikirkan oleh nasabah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.