Kompas.com - 11/07/2021, 15:04 WIB
Ilustrasi sampah masker Ilustrasi sampah masker
|

KOMPAS.com - Selama ini, masyarakat menghasilkan sampah rumah tangga. Apalagi saat pandemi Covid, sampah semakin bertambah jumlahnya.

Salah satunya sampah masker sekali pakai. Ini karena masker menjadi kebutuhan bagi seseorang di masa pandemi, terlebih ketika berada di luar rumah.

Tetapi, ada permasalahan lain jika semua orang memakai masker sekali pakai. Apa itu? Tentu terjadi peningkatan sampah karena masker sekali pakai.

Baca juga: Sampah Menggunung, Webinar ITB: Rehabilitasi TPA Bisa dengan Cara Ini

Hanya saja, agar diri tetap aman dan lingkungan tidak tercemar, pilihlah masker yang benar dan kelola sampahnya dengan tepat.

Lantas, bagaimana mengelola sampah masker? Melansir akun Instagram Universitas Islam Indonesia (UII), ini cara mengelola sampah masker.

Tapi sebelumnya, simak dulu penjelasan mengenai kewajiban memakai masker di masa pandemi Covid-19 dari Dosen Prodi Teknik Lingkungan UII Yebi Yuriandala.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena banyak yang memakai masker bedah (sekali pakai) untuk masker dobel, masker sekali pakai dapat menyebabkan meningkatnya timbulan sampah masker yang dibuang ke lingkungan.

Hal ini tentunya akan berdampak terhadap pencemaran lingkungan. Karena banyak masyarakat langsung membuang masker ke tempat sampah dan berakhir ke tempat pemrosesan akhir (TPA).

Berikut dampak sampah masker sekali pakai jika tidak dikelola:

1. Menambah timbulan sampah plastik di TPA.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.