Kompas.com - 05/07/2021, 19:31 WIB
Ilustrasi Covid-19 KOMPAS.COM/(Shutterstock/Petovarga)Ilustrasi Covid-19
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Lonjakan kasus positif Covid-19 cukup signifikan hingga menyebabkan sebagian rumah sakit di Indonesia tak sanggup menampung para pasien.

Dalam kondisi ini, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ikut serta dalam penanganan pandemi Covid-19 yang makin masif dengan menerjunkan para dosen dan mahasiswa sesuai kompetensi dan keahliannya.

FK Undip juga membuat buku saku tentang pegetahuan Covid-19 dan protokol kesehatan yang disebarkan ke masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Hal ini penting dilakukan karena edukasi publik diyakini ikut menentukan keberhasilan mengatasi wabah.

Baca juga: Siswa, Ini 6 Tips Penting Menjadi Moderator dalam Diskusi

Undip terlibat dalam metode penggunaan saliva

Jajaran FK Undip bahkan ada yang terjun langsung sebagai relawan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Di samping itu, sejumlah penelitian dalam penanganan Covid-19 juga terus diintensifkan. Diantaranya melalui kerja sama dengan Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND), RSUP dr Kariadi, PT Bio Farma, dan PT Nusantics melakukan penelitian screening Covid-19 dengan metode menggunakan saliva.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Badan Informasi Geospasial Buka 42 Formasi CPNS 2021 untuk D4-S1

Seperti diketahui, saliva adalah metode pendeteksi virus corona dengan menggunakan sampel air liur.

Meita Hendrianingtyas tim ahli Undip untuk penelitian ini mengatakan, metode yang digunakan alat ini adalah alat uji untuk mendeteksi Covid-19 dengan metode kumur (gargling).

Baca juga: Orangtua, Ini 5 Cara Bantu Anak Hadapi Stres Selama Pandemi Covid-19

Metode saliva nyaman deteksi Covid-19

Metode ini jauh lebih nyaman untuk mendeteksi virus Covid-19 dalam tubuh pasien dengan atau tanpa gejala.

Tim ahli lain yang masuk dalam penelitian tersebut, Rebriarina Hapsari menambahkan, kemampuan saliva untuk mendeteksi Covid-19, dengan metode gargling sudah dilakukan sejak tahun lalu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.