Kompas.com - 05/07/2021, 19:03 WIB
Ilustrasi UU ITE Kompas.com/Wahyunanda KusumaIlustrasi UU ITE
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - UU ITE acapkali dianggap sebagai peraturan yang membatasi masyarakat dalam kebebasan berpendapat di dunia maya, utamanya dalam menyampaikan kritik.

Regulasi ini juga digadang-gadang menjadi faktor utama pemicu bungkamnya masyarakat yang kritis dan aktif di media sosial.

Baca juga: Gubernur Jatim Khofifah Terpilih Jadi Ketum IKA Unair

Menjawab hal itu, Guru Besar Komunikasi Unair, Prof. Henri Subiakto angkat bicara.

Menurut dia, regulasi UU ITE tidak dibuat untuk mengekang masyarakat.

"UU ITE tidak dibuat untuk membatasi kebebasan berpendapat. Jangan sampai UU ITE jadi draconian code atau hukum yang menakuti warganya, karena salah persepsi dan salah implementasi di banyak tempat," ucap dia melansir laman Unair, Senin (5/7/2021).

Dia menjelaskan, UU ITE merupakan perpanjangan dari hukum yang telah ada.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sebenarnya sudah ada di dunia fisik, namun di ekstensifikasi dalam dunia maya, sehingga konsekuensinya berbeda yaitu larangannya lebih tinggi karena tingkat penyebarannya yang lebih besar," ucap Henri yang juga menjadi Staf Ahli Kominfo sejak 2007.

Mengenai kritik masyarakat yang berujung melanggar pasal penghinaan dan pencemaran nama baik, dia menyatakan, seseorang dapat mengajukan delik aduan tersebut hanya ketika memenuhi dua syarat.

Syarat yang pertama, korban yang disebut adalah orang secara pribadi yang berupa nama, bukan alias atau inisial yang menimbulkan error in personal, bukan juga organisasi, komunitas, ataupun asosiasi.

Kedua, orang yang mengajukan delik aduan harus korban yang bersangkutan, tidak dapat diwakilkan kecuali subjek tersebut tidak memiliki kecakapan hukum, misalnya anak di bawah umur.

Baca juga: Intip Cara Mahasiswa Unair Kreasikan Jamu Jadi Minuman Kekinian

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.