Kompas.com - 28/06/2021, 21:29 WIB
Ilustrasi pendidikan sebelum pandemi DOK. SINAR MASIlustrasi pendidikan sebelum pandemi
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Peraturan perundang-undangan terkait pendidikan nasional dirasa perlu direvisi, agar dapat menjawab tantangan pendidikan di era modern.

"Revisi UU (Pendidikan Nasional) makin relevan, karena UU ini sudah 16 tahun. Tentu berbagai tantangan tidak dapat kita dapati jawabannya di UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas)," ucap Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda melansir laman UGM, Senin (28/6/2021).

Baca juga: Mahasiswa FK Unair Jadi Putri Pendidikan Jawa Timur

Syaiful memaparkan sejumlah catatan yang menjadi landasan bagi revisi undang-undang yang mencakup aspek filosofis, yuridis, dan sosiologis.

Pada aspek filosofis, dia menerangkan, substansi revisi UU Sisdiknas secara eksplisit dan implisit mengacu dengan visi negara yang tertuang dalam pembukaan alinea keempat serta Pasal 31 dan Pasal 32 UUD NRI Tahun 1945.

Dengan begitu, kata dia, pembangunan pendidikan terarah dan berkelanjutan.

Substansi pendidikan karakter, menurut dia, harus menekankan filsafat Pancasila. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lalu harus juga bisa menjadikan nilai-nilai agama, tradisi budaya nusantara, aspek historis pendidikan nusantara, dan pemikiran-pemikiran tokoh pendidikan, tokoh agama, serta budayawan bangsa menjadi dasar pemikiran pendidikan karakter.

Substansi dari aspek filosofis, lanjut dia, perlu menjadi komitmen bersama dalam revisi UU Sisdiknas.

"Indonesia ini negara besar yang punya legacy dan nilai luhur untuk membangun peradaban negara dan dunia, karena itu sekuat apa pun kebutuhan untuk merespons percepatan perubahan sosial, itu tidak boleh meninggalkan akar kebudayaan bangsa," jelas dia.

Pada aspek yuridis, dia menyebut perlunya sinkronisasi dengan sejumlah undang-undang terkait, seperti UU No. 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi dan UU No. 11/2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

Baca juga: Ahli Virologi UGM: GeNose C19 Cegah Covid-19 di Transportasi Umum

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.