Kompas.com - 22/06/2021, 21:35 WIB
ilustrasi tempe. SHUTTERSTOCK/Ika Rahma Hilustrasi tempe.
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Tokyo, Prof. Yusli Wardianto mendorong agar tempe sebagai pangan asal Indonesia menjadi warisan budaya dunia.

"Promosi tempe sebagai pangan asal Indonesia menjadi sangat strategis mengingat tempe merupakan warisan budaya nasional," melansir laman Kemendikbud, Selasa (22/6/2021).

Baca juga: Sulistiyono, Doktor Pertama Lulus dari Prodi Ilmu Keolahragaan UNS

Bahkan, kata dia, oleh Forum Tempe Indonesia (FTI), Pergizi Pangan Indonesia dan Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) diusulkan menjadi warisan budaya dunia di UNESCO.

Sebagai ajang promosi tempe di kancah Internasional, lanjut Yusli, KBRI Tokyo akan menggelar budaya kuliner tempe bekerja sama dengan FTI.

"Bila Jepang sudah mereda pandemi Covid-19 dan sudah mulai di buka bebas, KBRI Tokyo bekerja sama dengan FTI akan menggelar acara budaya kuliner tempe dengan mengundang juru masak terbaik Jepang dan Indonesia," jelas Yusli.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Jepang, Heri Akhmadi mengapresiasi kerja keras Rustono yang telah membuat tempe Indonesia mendunia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Heri meminta agar kualitas dan kuantitas tempe dipertahankan.

"KBRI akan terus mendukung upaya-upaya promosi agar tempe menjadi makanan yang disukai masyarakat Jepang dan menjadi kebutuhan pangan sehari-hari," jelas Dubes Heri.

Dubes Heri menambahkan, Jepang memiliki produk semacam minuman sehat yang mengandung bakteri probiotik.

Baca juga: Ini Manfaat Wedang Uwuh Kata Guru Besar Unnes

Sementara Indonesia memiliki tempe yang bergizi tinggi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X