Kompas.com - 18/06/2021, 10:06 WIB
Presiden Joko Widodo dan Mendikbud Ristek Nadiem Makarim dalam perbincangan Kampus Merdeka yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 15 Juni 2021. DOK. SEKNEGPresiden Joko Widodo dan Mendikbud Ristek Nadiem Makarim dalam perbincangan Kampus Merdeka yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 15 Juni 2021.
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim menyebutkan, jika pemerintah daerah (pemda) menjalankan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas akan ditunda.

"Pengecualiannya adalah jika pemda setempat memberlakukan PPKM, maka PTM terbatas ditunda," kata Nadiem dalam siaran persnya, Jumat (18/6/2021).

Baca juga: Kemendikbud Ristek: PTM Terbatas Bukan Berfokus Tuntaskan Kurikulum

Dia mengaku, ketika Kemendikbud Ristek melakukan survei terkait mengapa sekolah belum menjalankan PTM terbatas, sebanyak 60-70 persen menjawab karena tidak diperbolehkan oleh pemda dan Satgas Covid-19 setempat.

"Padahal, seluruh kriteria sudah terpenuhi oleh sekolah," jelas dia.

Nadiem sekali lagi menegaskan, semua sekolah di Indonesia yang ingin menyelenggarakan PTM terbatas diperbolehkan asalkan mengikuti protokol kesehatan dan memenuhi daftar periksa.

Dia berharap pelaksanaan PTM terbatas bisa dijalankan sebaik mungkin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Maka dari itu, perlu dilatih dari sekarang kepada semua pihak agar PTM terbatas dijalankankan.

"Jika PTM terbatas dijalankan dapat memitigasi stres pada anak, kekerasan domestik, pernikahan dini. Semuanya akan meledak kalau tidak ada tindakan secepat mungkin," ungkap dia.

Nadiem juga mengapresiasi kepada kepala daerah yang terus bergerak menyelamatkan pendidikan di wilayahnya masing-masing.

"Bapak dan ibu bisa dikategorikan bupati dan wali kota penggerak," ujarnya.

Baca juga: Imbauan Kemendikbud Ristek Terkait PTM Terbatas di Juli 2021

Halaman:


25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X