Kompas.com - 15/06/2021, 20:36 WIB
Nadiem Anwar Makarim dilantik sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Dok. KemendikbudristekNadiem Anwar Makarim dilantik sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Pemerintah berencana mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk sektor pendidikan atau sekolah. Rencana ini banyak dikritik oleh pengamat maupun kalangan lainnya.

Adanya kritikan itu langsung direspon cepat oleh Mendikbud Ristek Nadiem Makarim.

Baca juga: Pengenaan PPN Tambah Beban Berat Sekolah

Menurut dia, dirinya akan mengkaji dan membahas kembali wacana pengenaan PPN pendidikan bersama pemerintah pusat.

"Mengenai wacana penambahan pajak PPN untuk sekolah itu tentunya akan kami kaji, kami dalami dulu, tapi pesan itu akan kami sampaikan ke pemerintah pusat," ucap dia saat rapat kerja dengan Komisi X DPR, Selasa (15/6/2021).

Saat rapat kerja dengan DPR, Nadiem dicecar pertanyaan PPN sekolah oleh beberapa anggota Komisi X DPR RI. Salah satunya Sofyan Tan yang merupakan anggota Komisi X DPR dari PDI-P.

Sofyan dengan jelas menyebut akan menolak rencana itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk itu dia meminta Nadiem Makarim untuk melakukan komunikasi dengan Kemenkeu dan Bappenas terkait PPN sekolah ini.

"Sejatinya kami di fraksi PDI-P menolak kalau pendidikan dikenakan pajak pertambahan nilai," jelas Sofyan Tan.

Ketua Komisi X DPR, Syaiful Huda juga tidak setuju dengan rencana pemerintah yang mengenakan PPN ke sektor pendidikan.

"Kami (Komisi X DPR) menyatakan sikap menolak kebijakan pemerintah terkait pengenaan pajak pertambahan nilai PPN pendidikan mengingat penyelenggaraan pendidikan merupakan tanggung jawab negara," tegas dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X