Kompas.com - 08/06/2021, 13:57 WIB
Sejumlah murid mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka di SDN 03 Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (7/4/2021). Pemprov DKI Jakarta melakukan uji coba pembelajaran tatap muka terbatas di 85 sekolah dari jenjang SD hingga SMA mulai 7 April hingga 29 April 2021 dengan kapasitas dalam ruangan maksimum 50 persen dan penerapan protokol kesehatan yang ketat. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSejumlah murid mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka di SDN 03 Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (7/4/2021). Pemprov DKI Jakarta melakukan uji coba pembelajaran tatap muka terbatas di 85 sekolah dari jenjang SD hingga SMA mulai 7 April hingga 29 April 2021 dengan kapasitas dalam ruangan maksimum 50 persen dan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

KOMPAS.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas yang dijadwalkan dimulai pada Juli 2021 harus dilaksanakan dengan ekstra hati-hati.

Melansir laman Ruang Guru PAUD Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Jokowi menekankan kebijakan PTM terbatas tetap menempatkan perlindungan keselamatan, kesehatan, serta orientasi berpusat pada peserta didik.

PTM terbatas di sekolah yang saat ini sudah dilakukan di sejumlah daerah, lanjut Budi, wajib dilaksanakan secara terbatas dan tidak boleh melebihi dua hari dalam seminggu.

Jumlah murid yang hadir dalam PTM secara terbatas juga hanya boleh maksimal 25 persen dari total peserta didik.

Baca juga: Sekolah Tatap Muka Juli, Seperti Ini Contoh Jadwal Belajar di Kelas

“Setiap hari maksimal hanya dua jam dan opsi menghadirkan anak di sekolah ditentukan orang tua. Semua guru harus selesai divaksinasi sebelum mulai. Jadi, mohon bantuannya kepada kepala daerah, prioritaskan guru dan lansia, terutama guru-guru ini harus sudah divaksinasi sebelum PTM,” ucap Budi, seperti dirangkum laman Anggun Paud Kemendikbud Ristek, Selasa (8/6/2021).

Penegasan pelaksanaan PTM terbatas disampaikan Jokowi ketika mengundang para pemimpin redaksi media ke Istana Merdeka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jokowi menjelaskan, PTM terbatas mewajibkan sekolah hanya membolehkan maksimal 25 persen siswa yang masuk. Kemudian, kegiatan PTM tidak boleh dari dua hari dalam sepekan. Lalu, pelaksanaan PTM maksimal hanya boleh dua jam.

"Hanya boleh maksimal 25 persen dari murid yang hadir. Tidak boleh lebih dari dua hari seminggu, jadi seminggu hanya dua hari. Kemudian setiap hari maksimal hanya dua jam. Opsi untuk menghadirkan anak adalah ditentukan orangtua," ucap Jokowi.

Baca juga: Kemendikbudristek: Sekolah Tatap Muka Juli, Orangtua Berhak Memilih

Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) sebelumnya menilai pembelajaran tatap muka pada Juli 2021 harus secara hati-hati dilakukan. Sebab, varian baru Covid-19 dengan penularan lebih cepat telah banyak ditemukan di Indonesia.

Terdapat dua indikator mutlak sekolah bisa memulai PTM Terbatas pada tahun ajaran baru Juli 2021 nanti, yaitu tuntasnya vaksinasi guru dan tenaga kependidikan (tendik), serta semua sekolah telah memenuhi daftar periksa kesiapan PTM Terbatas yang tidak dapat ditawar-tawar.

Jika persyaratan belum terpenuhi, perpanjangan PJJ adalah opsi terbaik.

"Kami dari awal mendapatkan laporan dari jaringan P2G daerah, vaksinasi guru tendik terus berlangsung di daerah-daerah," ujar Satriwan Salim.

Menkes juga menyinggung tingginya kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah; dan Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Dalam waktu 1,5 minggu, tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) rumah sakit di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah; dan Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, meningkat drastis.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.