Kompas.com - 03/06/2021, 09:37 WIB
Rektor Undip mengukuhkan tiga Guru Besar di Gedung Prof Soedarto SH, Tembalang Kota Semarang, Rabu (2/6/2021). Tangkap layar laman UndipRektor Undip mengukuhkan tiga Guru Besar di Gedung Prof Soedarto SH, Tembalang Kota Semarang, Rabu (2/6/2021).
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Prof. Yos Johan Utama mengatakan, jabatan Guru Besar merupakan jabatan tertinggi dalam gelar akademik.

Meski begitu, makna sebenarnya dari Guru Besar bukanlah berasal dari gelarnya namun dari apa yang bisa diperbuat.

Menurut Rektor, mahkota utama seorang Guru Besar adalah kemampuannya dalam mencetak karya-karya yang baik.

"Khususnya untuk kemaslahatan umat manusia dan alam semesta," kata Rektor Undip saat memberikan sambutan pengukuhan 3 Guru Besar seperti dikutip dari laman Undip, Rabu (2/6/2021).

Baca juga: Mantan Mendikbud: Manfaatkan Teknologi untuk Ketangguhan Bangsa

Guru Besar juga butuh kematangan jiwa

Menurut Yos Johan, jabatan profesor tidak hanya menuntut pencapaian keilmuan, tapi juga kematangan jiwa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Guru besar perlu memiliki jam terbang sehingga memiliki integritas. Baik sebagai pendidik maupun manusia.

"Sudah sepatutnya semakin menep, mantep, dan memiliki serta memupuk jiwa kepedulian kepada umat manusia dan alam semesta. Berani mengatakan yang benar itu benar, dan yang salah itu salah dilandasi kejujuran dan integritas," tegas Rektor.

Baca juga: Penyebab Jurnal Ditolak Menurut Pakar Universiti Kebangsaan Malaysia

Rektor juga berpesan kepada keluarga para Guru Besar agar selalu menjadi sosok pengingat akan gelar yang diraih.

Berhati-hati gunakan media sosial

Sehingga, tindakan-tindakan tidak terpuji bisa dijauhi. Dia mengharapkan agar para Guru Besar berhati-hati dalam bermedia sosial agar menciptakan persatuan dan kesatuan di Indonesia.

"Kami berharap para Guru Besar terus menghasilkan karya ilmiah yang bermutu dan terbarukan. Serta, menjaga integritas pribadinya baik sebagai manusia maupun sebagai pengajar. Semoga Allah memberikan rida dan berkahnya," terang pakar hukum tata usaha negara ini.

Baca juga: 5 Dampak Negatif jika PJJ Dilaksanakan Terlalu Lama

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.