Kompas.com - 01/06/2021, 20:30 WIB
Ilustrasi internet, media sosial. SHUTTERSTOCKIlustrasi internet, media sosial.

KOMPAS.com - Kementerian Agama (Kemenag) mulai menyalurkan bantuan paket data tahap pertama untuk menunjang pelaksanaan pendidikan jarak jauh atau PJJ.

Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, M Ali Ramdhani mengatakan, bantuan paket data diberikan untuk memastikan proses PJJ di era Pandemi Covid-19 tetap berjalan.

"Alhamdulillah, untuk tahap pertama, kami sudah mulai salurkan 3,8juta bantuan paket data untuk stakeholders pendidikan Islam," tegas Ali Ramdhani dilansir dari laman kemenag.go.id

Menurut pria yang akrab disapa Dhani, pihaknya telah menerbitkan Petunjuk Teknis Penyaluran Paket Kuota Data Internet Tahun 2021. Ada empat tujuan yang ingin dicapai dari program ini.

Baca juga: 10 Universitas Islam Negeri Terbaik Indonesia Versi Webometrics 2021

Pertama, memastikan pemenuhan hak peserta didik untuk mendapatkan layanan pendidikan selama Pandemi Covid-19. Kedua, melindungi warga pada satuan pendidikan dari dampak buruk Covid-19.

"Ketiga, mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 di satuan pendidikan," jelas Dhani. Tujuan keempat, membantu operasional kegiatan pembelajaran jarak jauh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dirjen Pendidikan Islam berharap, bantuan kuota dapat mengoptimalkan pelaksanaan PJJ di lingkungan pendidikan Islam. Sehingga, hak masyarakat untuk memperoleh layanan pendidikan Islam dapat tetap terpenuhi.

"Saya berharap persoalan paket data yang membebani mahasiswa dan siswa serta dosen dan guru dalam menyelenggarakan PJJ dapat teratasi," tandasnya.

Sementara, untuk rinciannya sendiri sebagai berikut:

Baca juga: Enam IAIN Berubah Menjadi UIN, Disahkan Presiden Joko Widodo

Mahasiswa dan dosen

  • Bantuan kuota internet untuk 368.829 mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
  • Bantuan kuota internet untuk 12.934 dosen, terdiri atas 12.519 dosen PTKI, dan 415 dosen Pendidikan Agama Islam (PAI) pada perguruan tinggi umum.

Baik mahasiswa maupun dosen mendapat kuota sebesar 15 GB/bulan.

Guru madrasah dan guru PAI

  • 582.464 guru madrasah
  • 23.817 guru PAI di sekolah

Setiap guru mendapat bantuan kuota sebesar 12 GB/bulan

Siswa RA, MI, MTs dan MA

  • 466.906 siswa MA
  • 936.392 siswa MTs
  • 1.063.730 siswa MI sebesar
  • 374.079 siswa RA.

Untuk siswa RA mendapat kuota sebesar 7 GB/bulan. Sementara siswa MI hingga MA mendapat bantuan kuota sebesar 10 GB/bulan.

Baca juga: Kemenag Umumkan Izin Operasional 26 Pondok Pesantren Baru

Total ada 3.829.151 bantuan paket data yang disalurkan pada Tahap I. Seiring proses validasi, diperkirakan penyaluran tahap II pada bulan Juni, jumlah penerimanya akan bertambah.



25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X